[vc_row][vc_column width=”1/2″][us_single_image image=”10883″][/vc_column][vc_column width=”1/2″][vc_column_text]Hai Sobat, orang tua sendiri adalah orang yang telah merawat kita sejak kecil dari masih bayi, hingga besar. Saat sakit maupun saat bahagia mereka tidak pernah mengurangi kasih sayang dan perhatiannya.
buy remdesivir online blackmenheal.org/wp-content/languages/new/us/remdesivir.html no prescription
Sedangkan mertua adalah orang tua dari suami, di mana saat menikah kewajiban waanita tidak hanya kepada pasangan, tetapi juga kepada mertuanya. Membangun rumah tangga berarti kita juga harus menjaga hubungan baik antar keluarga, bahkan menganggap mertua seperti orang tua sendiri.
buy ivermectin online blackmenheal.org/wp-content/languages/new/us/ivermectin.html no prescription
Terkadang merawat orang tua atau mertua menjadi pilihan yang berat untuk seorang wanita mengingat pentingnya kedua orang tersebut. Pasti pernah saat keduanya sama-sama membutuhkan kita, antara keduanya harus memilih salah satu karena berpisah dalam jarak yang jauh tidak mungkin merawat keduanya secara bersamaan. Nah, di saat itulah timbul pertanya siapa yang didahulukan.[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]Orang tua merupakan orang yang harus kita rawat karena saat sakit dan semasa kecil kita dirawatnya. Sementara merawat mertua merupakan hak dari suami termasuk kerabatnya dan hal itu menjadi kewajiban seorang istri. Menurut Islam, kita dianjurkan mendahulukan orang tua yang memiliki hak tertinggi, sedangkan mertua ada di bawahnya. Oleh karena itu, sebaiknya mendahulukan merawat orang tua yang sakit.
Merawat orang tua yang sedang sakit menjadi bakti seorang anak kepada orang tua yang sudah telah merawat dan membesarkan kita. Dalam islam hal tak hanya menjadi kewajiban, tetapi untuk itu Allah SWT juga menjanjikan surga bagi seorang anak yang dengan sabar dan ikhlas merawat orang tua yang sedang sakit. Merawat orang tua maupun mertua dengan sabar dan ikhlas mungkin sulit untuk beberapa orang. Namun, kalian perlu tahu, nih, kewajiban dan hikmah merawat orang tua/mertua yang sedang sakit, sebagai berikut:
Baca juga: Cara Mengatasi Stress Untuk Ibu Rumah Tangga[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][us_single_image image=”10884″][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]
- Kewajiban merawat orang tua/mertua yang sakit
Kewajiban seorang anak adalah berbakti, menjaga, dan merawat orang tua yang sedang sakit, sebagaimana sabda Rasulullah SAW dalam hadis mengenai keutamaan anak yang merawat orang tua saat sakit. Rasulullah SAW bersabda, “Sungguh merugi, sungguh meruhi, sungguh merugi seseorang yang mendapatkan kedua orang tuanya yang mendapatkan kedua orangtuanya sudah renta atau salah seorang dari keduanya, namun tidak dapat membuatnya masuk surga.” (HR Muslim).
Kewajiban kepada mertua atau orang tua suami pun sama halnya menjadi kewajiban kita terhadap orang tua. Ya, karena mertua adalah orang tua yang melahirkan suamimu. Oleh karena itu, kita harus menganggap mertua sebagai orang tua dan memperlakukannya dengan baik. Nah, saat mertua sudah renta dan sakit-sakitan, maka kewajiban kita adalah merawatnya. Terlebih saat suami bekerja, kita harus menjaga mertua.[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][us_single_image image=”10886″][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]2. Hikmah merawat orang tua/mertua yang sakit
Pasti kita punya kesibukan tersendiri dalam kegiatan sehari-hari terlebih saat sudah menjadi istri, tetapi sebagai anak kita juga perlu menyempatkan untuk memerhatikan kondisi orang tua juga mertua. Apalagi jika usia keduanya sudah renta dan dalam keadaan yang kurang sehat. Menurut ajaran Islam, ada hikmak saat kita merawat orang tua/mertua sebagai seorang anak terlebih saat mereka sedang sakit. Berikut hikmah merawat orang tua/mertua yang sakit:
- Menjadi lebih dekat dengan Allah SWT
Saat orang terdekat kalian sakit, pasti kalian akan berdoa, “Syafakallah atau Syafakillah” yang memiliki arti semoga lekas sembuh. Nah, saat kita ikhlas merawat oraang tua yang sedang sakit, maka akan banyak bersyukur kepada Allah SWT atas nikmat sehat yang diberikan pada dirinya. Hikmah merawat orang tua yang sakit adalah membuat kita lebih dengan dengan Allah SWT, karena doa yang dilafalkan untuk orang tua yang sedang sakit bisa menjadi pengingat untuk diri sendiri, jika sehat merupakan sesuatu yang mahal harganya dan harus dijaga.
Baca juga: 5 Kebiasaan Baik untuk Kesehatan Keluarga
- Lebih dekat dengan orang tua/mertua
Tak hanya menjadi lebih dekat dengan Allah SWT, merawat orang tua maupun mertua membuat kita lebih dekat dengan mereka dan memiliki waktu lebih lama bersama mereka. Walau dalam keadaan kurang baik, merawat orang tua yang sedang sakit bisa menjadi hikmah serta sebagai waktu yang tepat untuk memperat hubungan antara anak dan orang tua.
- Sarana belajar untuk berbakti kepada orang tua
Biasanya kita lebih sibuk dengan dunia pekerjaan, bahkan tak punya waktu untuk memerhatikan orang tua. Di saat orang tua jatuh sakit, barulah kita sebagai anak menyadari jika mereka juga membutuhkan perhatian dan perhatian anaknya. Saat merawat orang tua yang sakit, hal ini juga menjadi pembelajaran untuk meningkatkan bakti kita kepada orang tua. Kita pun akan belajar merawat dan mengurus orang tua yang sedang sakit, seperti mereka merawat dan mengurus kita sejak kecil sampai dewasa. Begitupun dengan mertua yang derajatnya sama dengan orang tua kita.[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][us_single_image image=”10888″][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]3. Keutamaan berbakti kepada orang tua dan mertua
Mengingat perjuangan kedua orang tua yang merawat dan membesarkan kita sejak kecil, tentu aja berbakti dan merawatnya menjadi hal utama yang harus kita lakukan. Banyak kisah yang menggambarkan manfaat dan hikmah yang diambil dari memuliakan orang tua. Bahkan Allah berfirman dalam Al-Qur’an surat Al-Isra ayat 23 yang artinya sebagai berikut:
“Dan Tuhanmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah berbuat baik kepada ibu bapak. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berusia lanjut dalam pemeliharaanmu, maka seka-kali janganlah engkau mengaatakan kepada keduanya perkataan “Ah” dan janganlah engkau membentak keduanya dan ucapkanlah kepada keduanya perkataan yang baik.”
Ada beberapa keutamaan yang akan tetap mengalirkan kebaikan dalam kehidupan kita jika berbakti kepada orang tua, sebagai berikut:
- Berbakti kepada orang tua akan masuk ke surga Allah dan mendapatkan ampunan, serta terhindar dari malapetaka.
- Rida Allah tergantung kepada orang tua, oleh karena itu kita harus berbakti kepada orang tua agar doa-doa tulus dari kedua orang tua mengalir, sehingga Allah akan memberikan rida-Nya dalam setiap kehidupan kita.
- Berbakti kepada orang tua bisa menghilangkan kesulitan dalam hidup. Dengan memuliakan orang tua bisa menjadi jalan untuk meraaih kemudahan dan membuat kita terhindar dari kesulitan, selain itu juga bisa melapangkan rizki kita.
- Berbakti kepada kedua orang tua merupakan amalan yang utama, jika ingin mendapatkan kebaikan dalam hidup, maka harus mendahulukan amal yang paling utama. Salah satunya amalan yang paling utama adalah birrul walidain atau berbakti kepada kedua orang tua.
[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][us_single_image image=”10889″][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]Keutamaan merawat orang tua dan mertua sama saja, karena mertua adalah orang tua dari suami kita. Sehingga keduanya memiliki hak yang sama untuk kita muliakan, rawat, dan jaga. Namun, merawat orang tua maupun mertua seringkali menjadi kegiatan yang tidak menyenangkan. Oleh karena itu, merawat orang tua dan mertua harus dijadikan kegiatan yang menyenangkan. Terlebih setelah mengetahui keutamaan dan hikmahnya untuk mendapatkan itu kita harus merawat orang tua dan mertua dengan baik. Berikut beberapa tips yang bisa dilakukan agar ikhlas dalam merawat orang tua:
- Ikhlas karena Allah
Pertama kita harus memperbaiki niat dalam merawat orang tua, yaitu dengan niat merawat mereka dengan ikhlas karena Allah. Jangan biarkan hal-hal negatif memengaruhi hati dan merusak keikhlasan tersebut. Perbaiki niat ini di setiap waktu agar bisa menghadirkan kemantapan dalam diri.
- Jangan mengharapkan balasan
Saat ikhlas telah terbentuk, kita perlu menghilangkan harapan terhadap balasan atas perbuatan baik tersebut. Walaupun tidak mendapat penghargaan maupun pujian dari orang lain atas perbuatan kita merawat orang tua maupun mertua, senantiasalah melakukannya. Sebab, dalam merawat orang tua maupun mertua bukanlah pujian dan penghargaan yang kita harapkan, tetapi karena kewajiban kita kepada kedua orang tua.
Baca juga: Rencana Liburan Keluarga di Akhir Tahun[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][us_single_image image=”10887″][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]3. Bersabar
Dalam merawat orang tua kita membutuhkan kesabaran yang ekstra, sebab di bertambahnya usia mereka akan mempengaruhi pola pikir dan tindakan mereka. Oleh karena itu, kita harus bersabar menghadapinya dan memastikan mengalah agar tidak menyinggung mereka. Dalam hal ini kita perlu belajar menepiskan ego dan memahami jalan pikiran orang tua maupun mertua.
4. Menjadi teman curhat yang menyenangkan
Terkadang yang orang tua maupun mertua butuhkan adalah seseorang yang bisa memahami dan mendengarkan isi hati mereka. Mereja akan sering bercerita tentang masa lalu dan hal yang tidak mengenakkan di hati mereka. Jadi, jika kita menjadi teman curhat yang menyenangkan untuk mereka akan sangat baik. Di saat itu, janganlah membantah mereka dengan memberikan pendapat yang membuat mereka merasa tidak dihargai. Sebab, mereka hanya ingin didengarkan dan dipahami bukan komentar.
5. Merawat dengan sepenuh hati
Jika kita ditakdirkan merawat orang tua, maka lakukan dengan sepenuh hati, dan niatkan semua karena Allah, tanpa perlu menyalahkan keadaan maupun saudara kita yang lain. Yakinlah, jika ini merupakan anugerah yang luar biasa dari Allah SWT untuk kita. Merawat otang tua dan mertua memberikan pembelajaran kepada anak juga. Anak akan melihat langsung bagaimana kita merawat kakek dan neneknya, sehingga mereka akan belajar untuk melakukan hal tersebut nantinya. Merawat orang tua juga memberikan teladan yang baik, selain itu jika niatnya karena Allah, pasti Allah SWT akan memberikan kemudahan dan kelapangan untuk kita dalam melakukannya.
buy flexeril online blackmenheal.org/wp-content/languages/new/us/flexeril.html no prescription
[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row]




Kalau diniati ikhlas jadinya ringan ya mbak
meski bulam orang tua sendiri, mertua adalah orang tua kedua juga
hubungan baik da bakti juga diperlukan untuk mereka
Saya dalam posisi jauh dengan ibu maupun ibu mertua (sementara bapak dan bapak mertua sudah lama berpulang).
Sejauh ini hanya bisa melakukan apa yang sekiranya bisa saya (dan suami) lakukan dari jauh. Dan tentu saja mendukung saudara yang tinggal dekat dengan orangtua.