[vc_row][vc_column][us_single_image image=”10933″][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]Hai Sobat, buat kalian yang mengenal kota Malang pasti tahu kalau kota satu ini merupakan salah satu pusat kuliner khas Jawa Timur yang menjadi favorit semua orang. Tak heran, kalau banyak para traveler atau pengunjung yang memilih tempat kuliner saat berlibur ke Malang. Seakan mencicipi kuliner menjadi pembuka dan penutup yang penting saat berlibur ke sini, bukan sekadar kuliner biasa yang mereka cari. Makanan tradisional khas Jawa sering menjadi pilihan.
Ya, Malang memang terkenal dengan tempat wisata alamnya yang sejuk dan indah, tak lupa juga berbagai destinasi wisata modern yang unik dan menarik. Namun, kuliner di Malang juga tidak bisa dilewatkan mengingat rasanya yang enak dan mampu memanjakan lidah. Buat kalian para pecinta kuliner tidak bisa melewatkan makanan khas Malang, Jawa Timur ini.
Buat para warga Malang sendiri tidak bisa melewatkan makanan tradisional khas Jawa yang selalu ngangenin. Makanan khas yang memiliki cita rasa rempah-rempah serta menggugah selera. Kalau orang bilang ‘lidahnya orang Jawa’ yang hanya bisa makan masakan matang dengan olahan kompleks, untuk memakan masakan luar kadang tidak sepenuhnya merasa itu enak. Sehingga, makanan khas Jawa menjadi masakan yang tidak bisa ditinggalkan saat pergi ke manapun.[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][us_single_image image=”10939″][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]
Makanan Khas Malang yang Legendaris dan Favorit
[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]
-
Rawon
Rawon merupakan salah satu kuliner khas Jawa Timur yang tidak bisa kalian lewatkan, nih. Rawon sendiri adalah olahan daging yang disajikan dengan kuah hitam yang banyak diminati dan dijual di Malang dengan harga murah.
Tak hanya murah, rawon yang dijual di berbagai tempat ini memiliki cita rasa yang enak dan merupakan resep turun temurun sejak puluhan tahun lalu. Tak khayal, jika rawon ini menjadi kuliner yang legendaris, selain itu rawon di beberapa tempat juga memiliki keunikan tersendiri. Hemm, saat berwisata Sobat Traveler bisa menyantap makanan khas yang hangat ini dan dijamin akan memuaskan liburan kalian, nih.
Makanan khas Jawa Timur satu ini populer di Malang, jika Sobat berada di Kota Malang bisa mencoba makan rawon khas Malang di warung makan terkenal, yaitu Rawon Nguling Malang. Sesuai dengan namanya Rawon Nguling ini berasal dari Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur dan sudah eksis sejak tahun 1983.
[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][us_single_image image=”10941″][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]Selain Rawon Nguling, ada rawon unik yang legendaris, yaitu Rawon Brintik. Ya, rawon berintik merupakan tempat makan rawon tertua di Malang dan berdiri sejak 1942. Jika dihitung tempat makan rawon brintik ini berusia hampir 80 tahun, tetapi kalian tak perlu khawatir karena cita rasa rawon masih sama dengan saat warung baru didirikan.
Baca juga: Serba-Serbi Kuliner Favorit di Kota Malang
Tak hanya rawon, di sana juga disediakan menu lain seperti nasi bumbub rujak ayam, nasi kare ayam kampung, semur daging, dan nasi campur. Selain itu, ada minuman yang bisa melengkapi rawon, seperti teh, es jeruk, kopi, dan sirup. Kabar baiknya, harga satu porsi rawon ini ramah di kantong, yaitu kisaran harga Rp 20.000-an. Nah, Sobat Traveler bisa mampir ke Rawon Brintik di Jalan KH Ahmad Dahlan Nomor 39, Sukoharjo, Kecamatan Klojen, Malang jika tertarik untuk mencobanya.[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]
2. Nasi Pecel
[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][us_single_image image=”10935″][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]Nasi pecel menjadi salah satu menu favorit warga Malang, nasi pecel sendiri terdiri dari nasi yang dilengkapi dengan rebusan sayur segar, siraman sambal kacang, ditambah peyek. Sayuran yang ditambahkan seperti kangkung, daun kemangi, bayam, kacang panjang, dan tauge. Selain itu, racikan bumbu kacangnya memiliki cita rasa khas tradisional Indonesia yang bergizi, nasi pecel memang cocok untuk sarapan.
Nah, di Malang terdapat salah satu tempat makan nasi pecel yang terkenal dan legendaris, yaitu Pecel Kawi yang ada sejak 1975. Sehingga tak diragukan lagi kenikmatan menu nasi pecel dengan cita rasa yang asli khas Malang. Selain itu, harga untuk seporsi nasi pecel berkisar Rp14.000 dan lauk-pauknya antara Rp2000-15000 saja.[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]
3. Bakso Malang
[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][us_single_image image=”10936″][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]Pasti tidak asing lagi dengan makanan satu ini yang sudah menjadi makanan sehari-hari, bahkan favorit. Tak khayal, hampir semua orang menyukainya terutama di saat cuaca dingin, makanan ini menjadi pilihan. Bakso sendiri adalah jenis bola daging yang umumnya berasal dari campuran daging sapi giling dan tepung tapioka, ada juga yang terbuat dari daging ayam, ikan, atau udang, serta daging kerbau. Biasanya bakso disuguhkan dengan kuah dan tambahan mi kuning atau bihun, tahu, serta dilengkapi saus, kecap, dan sambal.
Nah, salah satu kedai bakso yang terkenal di Malang adalah Bakso President yang telah berdiri sejak tahun 1977. Bakso President terletak di samping rel kereta aktif jurusan Surabaya-Malang, sehingga Sobat bisa berkunjung ke sini untuk menikmati bakso hangat. Untungnya, di sana tak hanya menawarkan bakso biasa, tetapi juga bakso bakar, bakso goreng, dan masih banyak lagi. Harganya pun berkisar antara Rp30.000 sampai Rp50.000.[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]
4. Sate
Salah satu makanan khas yang unik, yaitu sate kelinci yang berbahan dasar daging kelinci. Untuk sate pasti semua orang sudah tidak asing lagi dengan rasanya, terutama sate ayam dan kambing yang hampir semua orang mencobanya. Lain halnya dengan daging kelinci ini yang tak hanya enak, tetapi bermanfaat untuk kesehatan, yaitu menyembuhkan penyakit asma. Daging kelinci yang cocok untuk dikonsumsi biasanya berusia 4-6 bulan karena dagingnya yang empuk, tak beda jauh dengan daging ayam.
Nah, buat kalian yang belum pernah makan sate kelinci dan ingin mencobanya bisa pergi ke Warung Sate Kelinci yang berada di kota Batu, tepatnya di Jalan Patimura No.126, Temas, Kec. Batu Kota Batu, Jawa Timur.
Baca juga: Wisata Kuliner ke Warung Khas Batu[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][us_single_image image=”10937″][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]Tak hanya sate kelinci, ada juga olahan sate yang ekstrem di Malang, yaitu sate landak. Nama landak sudah mengingatkan kita kepada hewan dengan bulu berduri yang panjang dan tajam, hewan kecil ini rasanya mustahil untuk dimakan. Uniknya, saat dibuat sate teksturnya empuk dan memiliki cita rasa gurih.
Sobat tak perlu takut untuk memakannya, nih, walaupun berbahan utama hewan landak tetap saja dalamm penyajiannya sudah dipotong kecil layaknya sate ayam. Nah, buat kalian yang penasaran dengan rasanya bisa mencobanya di Sate Landak Bu Ria. Di sana tak hanya ada olahan sate, tetapi juga tongseng dan sup. Menariknya, menu di sana pun cukup beragam, terdapat daging biawak dan daging bulus.[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]
5. Orem-orem
[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][us_single_image image=”10938″][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]Kuliner Malang satu ini berbahan dasar irisan tempe gorang dan ayam yang diolah dengan kuah santan kental. Namanya tidak asing, biasanya saat selamatan khusus pasti ada orem-orem yang isinya irisan tahu dan tempe dengan kuah santan kental dan rasa khasnya yang kuat dengan rempah-rempah. Selain itu, makanan ini disuguhkan dengan irisan ketupat dengan lauk tempe dan tauge, serta disiram kuah santan.
Uniknya, cara memasak kuliner ini yang menggunakan bahan bakar arang dan bahan dasar tempe khas Malang. Nah, Sobat bisa mencicipi orem-orem di Warung Orem-Orem Pak Tik yang bisa dikenali dengan mudah karena terdapat ketupat berukuran besar yang berada di depan warung. Walaupun kuliner ini sederhana, tetapi sangat banyak yang menyukainya, bahkan di warung tersebut selalu ludes terjual.
[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row]




Aku yg blm pernah cobain cuma orem-orem aja mbak, baru denger malah nama itu, mirip2 sama opor ya, hihihi
nasi pecel emang dabest 😀
paling suka bakso malang karena ada pangsitnya yang bisa ditaruh dikuah 😀 nikmat sekali~~~
Yang tiga macam saya tahu, kecuali orem-orem dan sate kelinci. Penasaran.
Penasaran denga nasi pecel khas Malang …. apakah ada bedanya dengan nasi pecel lain ya.
Pengen nyoba Orem-Orem nih, kelihatannya lezat
Rawon itu manis atau pedes ya rasanya.?