[vc_row][vc_column][us_single_image image=”11034″][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]Hai Sobat, pasti tidak asing lagi dengan buku berjudul “Sebuah Seni untuk Bersikap Bodo Amat’ yang merupakan karya dari Mark Manson. Buku terjemahan yang memiliki judul panjang ini cukup mengesankan dari judulnya saja, hemm kita bisa berpikir jika selama ini terlalu banyak perasaan tidak enak, overthinking, dan lainnya yang merupakan kurangnya sikap bodo amat atau terlalu baik. Padahal hal ini menyusahkan diri kita sendiri, lho, jujur tidak ada salahnya. Sering sekali terjadi orang mengalami penyakit mental hanya karena tanggapan orang lain.
Ngomong-ngomong tentang psikologis banyak banget tekanan batin yang belakangan ini terjadi, seperti pandemi yang berkepanjangan, kesulitan mengatur keuangan, belum lagi masalah hubungan dengan orang lain yang kian buruk. Tidak heran kalau overthinking, depresi, stress, dan lainnya sering kita alami. Kadang omongan tetangga memicu rasa insecure, rasa takut, eh kadang orang bilang, ‘Kamu gendutan, gak cantik’. Akibat dari omongan itu bisa buat kita diet ketat dan merasa tidak percaya diri. Selain itu, biasanya saat ada orang yang minta tolong terus-menerus tidak enak mau nolak, orangnya tidak tahu diri, sedangkan kalian tidak bisa bantu. Hemm, saat mengalami masalah psikologis kayak gini.
Memang buku ‘Sebuah Seni untuk Bersikap Bodo Amat’ ini sangat cocok untuk menolong kita saat kesullitan menghadapi orang lain yang kritis dan seperti benalu. Eh, atau ada yang masih bingung dengan judul bukunya, kenapa ada seni untuk bersikap bodoh amat? Apa sih maksud dari penulisnya? Nah, sering kali kita terlalu memedulikan tanggapan orang lain tentang kita, terlalu tidak enakan, dan lainnya. Tentunya, kita membutuhkan sikap bodo amat agar tidak terbebani oleh tanggapan orang lain atau sampai overthinking.
buy symbicort online https://thefreezeclinic.com/wp-content/themes/twentytwentytwo/assets/fonts/inter/new/symbicort.html no prescription
Yuk, kita ulas tentang buku ini!
Baca juga: 6 Buku Terbaik Untuk Menemani Anda Dalam Berlibur[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][us_single_image image=”11035″][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]
Judul: Sebuah Seni untuk Bersikap Bodo Amat
Penulis: Mark Manson
Bahasa: Indonesia
Penerbit: Gramedia
Desk:
Dalam buku pengembangan diri yang mewakili generasi ini, seo rang bloger superstar menunjukkan pada kita bahwa kunci un tuk menjadi orang yang lebih kuat, lebih bahagia adalah dengan mengerjakan segala tantangan dengan lebih baik dan berhenti memaksa diri untuk menjadi “positif di setiap saat.
Selama beberapa tahun belakangan, Mark Manson-melalui blognya yang sangat populer-telah membantu mengoreksi harapan-harapan delusional kita, baik mengenai diri kita sendiri maupun dunia. la kini menuangkan buah pikirnya yang keren itu di dalam buku hebat ini.
Manson melontarkan argumen bahwa manusia tak sempurna dan terba tas. Begini tulisnya, “tidak semua orang bisa menjadi luar biasa-ada para pemenang dan pecundang di masyarakat, dan beberapa di antaranya ti dak adil dan bukan akibat kesalahan Anda. Manson mengajak kita untuk mengerti batasan-batasan diri dan menerimanya baginya, inilah sumber kekuatan yang paling nyata. Tepat saat kita mampu mengakrabi ketakut an, kegagalan, dan ketidakpastian-tepat saat kita berhenti melarikan diri dan mengelak, dan mulai menghadapi kenyataan-kenyataan yang menyakitkan-saat itulah kita mulai menemukan keberanian dan keper cayaan diri yang selama ini kita cari dengan sekuat tenaga.
“Dalam hidup ini, kita hanya punya kepedulian dalam jumlah yang ter batas. Makanya, Anda harus bijaksana dalam menentukan kepedulian Anda.” Manson menciptakan momen perbincangan yang serius dan mendalam, dibungkus dengan cerita-cerita yang menghibur dan “keki nian, serta humor yang cadas. Buku ini merupakan tamparan di wajah yang menyegarkan untuk kita semua, supaya kita bisa mulai menjalani kehidupan yang lebih memuaskan, dan apa adanya.
MARK MANSON adalah seorang bloger kenamaan dengan berjuta-juta pembaca. la tinggal di New York. Sebuah Seni untuk Bersikap Bodo Amat adalah buku pertamanya.
[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][us_single_image image=”11036″][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]Itulah identitas singkat tentang karya Mark Manson ini, dari judul aslinya buku ini juga memiliki sub judul, yaitu ‘Pendekatan yang waras demi menjalani hidup yang baik’. Dari sini kita bisa mengetahui isinya, yang kira-kira tentang menjalani hidup yang bahagia. Sederhananya, buku self improvement ini berisi tentang pemahaman tentang konsep bodo amat yang dimaksud penulis. Ada 5 pelajaran psikologi yang bisa kita ambil dari buku Sebuah Seni untuk Bersikap Bodo Amat, sebagai berikut:
1. Jangan terlalu fokus pada hal yang tidak penting
Mark Manson berkata, “Saat kita terlalu peduli pada hal-hal ini, kita menghabiskan banyak waktu untuk lari dari masalah kita daripada berdamai dengan masalah itu sendiri.”
Dengan kata lain, menurut Manson kunci hidup akan tenang tak perlu memikirkan poin seperti membuat orang kagum, menjadi sukses, menyenangkan, selalu benar, sopan, merasa baik-baik saja, menjadi sempurna, dan semua aman. Nah, kita tak perlu memikirkan poin tersebut, karena tidak mungkin kita selalu baik-baik saja atau bahagia. Maka dari itu, fokuslah pada hal yang benar-benar harus dipedulikan.
2. Ketahui apa yang perlu dipedulikan dan diinginkan
Hal yang penting untuk kita, pastinya hal yang perlu dipedulikan dan diinginkan. Kenyataannya tujuan yang diutamakan adalah yang membuat kita bahagia, misalnya lebih memilih mengutamakan belanja pakaian dan make up daripada kebutuhan di rumah. Nah, begitulah Manson mengajak kita mencari pilihan yang kita buat, apa yang perlu kita abaikan dan yang seharusnya tidak dilakukan melalui buku ini.
Tentunya, buku berjudul Sebuah Seni Bersikap Bodoh Amat ini menjawab pertanyaan tersebut. Faktanya kita akan memilih apa yang lebih berharga dari masa ke masa, pperubahan akan terjadi secara perlahan dengan setiap pilihan yang akan mengubah apa yang kita utamakan.
Baca juga: Rekomendasi Buku Habis Sekali Duduk[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][us_single_image image=”11037″][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]3. Fokus pada hal yang penting
Penting? Jika kembali membahas masalah lebih mengutamakan belanja make up dan pakaian dengan menomorduakan kebutuhan di rumah kita akan menyadari sesuatu. Belanja make up dan pakaian bisa diabaikann terlebih dahulu karena kebutuhan di rumah terutama dapur sangatlah penting dan merupakan kebutuhan pokok. Sayangnya, uang sudah habis untuk borong pakaian dan make up yang lagi diskon, padahal untuk makan juga kurang. Nah, dari sana akan ada penyesalan yang membuat kita tahu mana pilihan yang benar, mana yang harus diutamakan dan penting. Jadi, berbodoh amatlah dengan diskon dan fokus pada kebutuhan terlebih dahulu.
4. Bersikap bodo amat
Jika sebelumnya tentang diskon yang harus kita abaikan, selanjutnya adalah tentang penilaian orang lain yang tidak selalu benar. Coba abaikan mereka secara perlahan, dan kalian akan mengerti akhirnya bahwa pemikiran orang lain tidak penting dan ternyata tidak berpengaruh pada hidup kalian. Dari sini akan muncul kebiasaan yang membuat kita lebih bebas dan bisa merasakan hidupp dengan tenang. Nilai ini akan tumbuh seiring berjalannnya waktu dan kalian akan tahu makna kebahagiaan.
5. Kita berhak bahagia
Bahagia, pastinya setiap orang memiliki definisi yang berbeda-beda tentang kata itu. Tentunya, bahagia yang dimaksud adalah bahagia secara lahir dan batin tak hanya dari satu sisi seperti kehidupannya terlihat mewah, tetapi menderita dan terasa hampa. Nah, Manson juga mengalami kehidupan seperti itu hingga akhirnya dia mencari makna hidup yang baik-baik saja. Bagi Manson, hidup yang baik dan bahagia bisa dirasakan dengan bersikap bodoh amat dan mengabaikan hal yang tidak penting.
Nah, sekarang kita bisa memilih ingin bahagia sepenuhnya atau tidak karena kebahagiaan tidak akan terasa lengkap karena terlalu fokus pada hal yang sebenarnya tidak penting bagi hidup. Nah, stay positif dan senantiasa bersyukur dengan semua hal, ya. Semoga bermanfaat! Eits, sikap bodo amat versi kalian apa sih?
buy neurontin online https://thefreezeclinic.com/wp-content/themes/twentytwentytwo/assets/fonts/inter/new/neurontin.html no prescription
Dari sini apa kebahagiaan yang penting bagimu dan harus diutamakan?[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row]




Bersikap bodo amat emang kadang diperlukan demi menjaga kewarasan lahir batin ya mbak, cape banget kalau ndengerin dan ngikutin kata orang lain yg belum tentu faedahnya, mending jadi diri sendiri dan pilih untuk bahagia hihihi
Keren mbak tulisannya… Isi bukunya bagus mbak…
Ooh ternyata authornya seorang blogger juga, jadi bangga deh karena sesama blogger, hehe. Bukunya emang keren banget, membantu banyak kegelisahan saya yang orangnya overthinking dan suka mikirin omongan orang.
Saya sudah pernah membaca buku itu, lumayan bagus translate nya.
Saat ini lagi baca filosofi teras
Bagus ya … intinya mengingatkan kita bahwa sebagai manusia, kita ini terbatas makanya harus menyadari dan memanfaatkan sebaik2nya segala momen untuk berkembang menjadi lebih baik.