[vc_row][vc_column][us_single_image image=”11315″][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]Buat Sobat Travelling yang sering menggunakan transportasi umum di daerah tertentu, pasti menemukan berbagai kendaraan yang unik. Perlu diketahui sebelum era modern sekarang, di mana alat transportasi sudah banyak lebih canggih dan mudah untuk dibawa ke mana-mana, ada deretan transportasi unik yang melegenda di Indonesia. Sayangnya, keberadaan transportasi ini perlahan mulai tergantikan dengan mode transportasi perkotaan. Namun, masih ada jajaran transportasi unik yang bertahan sampai sekarang, lho!
Pasti di daerah kalian memiliki transportasi unik yang masih berlalu-lalang di jalan. Begitu pun di Malang yang masih mempertahankan suasana klasiknya, tak heran jika ada delman, becak, maupun sepeda ontel yang melintas di kota ini. Bahkan, ada beberapa orang yang mendesain kendaraan sendiri, salah satunya bentor.
Baca juga : 4 Cara Modern Membeli Tiket Kereta Api
Bentor adalah singkatan dari becak motor yang asalnya dari Medan sebenarnya. Di sini pernah melihat transportasi ini yang sering berkeliaran di pasar karena lebih praktis dari becak serta lebih memudahkan untuk digunakan berbelanja daripada motor. Kreatif banget, kan? Ada transportasi menarik dan unik lainnya, lho, yang bisa kalian coba saat berwisata ke tempat asal kendaraan tersebut. Yuk, kepoin kendaraan unik dan legend apa saja yang masih bertahan di Indonesia serta tempat asalnya![/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]
8 Transportasi Wisata Unik dari Berbagai Daerah di Indonesia
[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]
1. Becak dari Semarang
[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][us_single_image image=”11316″ align=”center”][vc_column_text]
Sumber gambar: kompasiana.com
[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]Becak tersebar di mana-mana, bahkan masih digunakan sebagai alat transportasi. Alat transportasi ini masih bertahan sampai sekarang, tetapi jarang ada yang tahu jika asalnya dari Semarang. Becak menjadi alat transportasi unik yang bisa dijumpai di beberapa kota di Jawa Tengah termasuk Semarang. Selain itu, becak pun bisa dijumpai di Jakarta walau sempat dilarang keberadaannya.
Bedak sendiri adalah transportasi unik menggunakan sepeda ontel yang dimodifikasi di bagian depannya guna mengangkut penumpang. Kini, becak tak hanya dimanfaatkan untuk mengangkut penumpang, tetapi juga sebagai daya tarik wisata. Misalnya di Semarang, Sobat bisa menggunakan becak untuk berkeliling ke tempat wisata seperti di Lawang Sewu atau Kota Lama Semarang.
Baca juga : Ojek Perempuan Khusus untuk Perempuan di Kepanjen-Malang[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]
2. Bentor dari Medan
[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][us_single_image image=”11321″ align=”center”][vc_column_text]
Sumber gambar: tripadvisor.co.id
[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]Jika di Semarang ada becak, di Medan kamu bisa menjumpai transportasi unik bernama bentor. Bentor sendiri merupakan singkatan dari becak dan motor yang merupakan salah satu transportasi khas Medan. Bentuk transportasi ini mirip seperti becak, tetapi sopir tak lagi mengayuh sepeda karena becak ini menggunakan motor.
Tak hanya di Medan, Sobat bisa menemukan bentor di Aceh meski sedikit berbeda penyebutannya, di Serambi Mekkah kendaraan ini lebih dikenal sebagai becak mesin. Untuk tarifnya tergantung dengan jarak yang ditempuh. Tarif termurahnya kurang lebih Rp10.000, sedangkan tarif termahal bisa mencapai Rp100.000.[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]
3. Cidomo dari Lombok
[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][us_single_image image=”11322″ align=”center”][vc_column_text]
sumber gambar: buliran.com
[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]Pulau kecil di dekat Bali ini juga memiliki keindahan pantai yang eksotis tak kalah dengan Pulau Dewata. Tak heran, jika banyak yang memilih liburan ke sana, nah, di sana Sobat bisa menjumpai alat transportasi bernama Cidomo. Kendaraan ini sebenarnya mirip dengan delman yang ada di Jakarta, tentunya transportasi yang ditarik kuda ini tidak asing lagi.
Cidomo sendiri merupakan salah satu transportasi unik khas Medan atau disebut Pulau Seribu Masjid ini. Cidomo adalah alat transportasi yang terdiri dari gerobak kecil yang ditarik oleh kuda. Untuk Sobat y ang ingin menaiki kereta kuda ini, tarif yang ditawarkan beragam karena tergantung rute yang dipilih. Biasanya berkisar antara Rp40.000 sampai Rp75.000. Sobat juga bisa menggunakannya untuk mengelilingi pulai dengan tarif mulai Rp125.000.
Baca juga : Alasan Pesan Tiket KAI Resmi Jadi Pilihan Para Traveler[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]
4. Bajaj dari Jakarta
[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][us_single_image image=”11323″ align=”center”][vc_column_text]
Sumber gambar: wikipedia.com
[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]Tentu tidak asing lagi dengan transportasi yang melegenda satu ini, bahkan di televisi yang menayangkan film jadul terdapat kendaraan unik ini. Ya, transportasi yang identik dengan asap yang mengepul dan suara berisik ini menjadi salah satu transportasi unik di Jakarta.
Bajaj sendiri sudah mengalami perkembangan, bahkan banyak mengalami perubahan dari yang dulu berisik hingga mengeluarkan asap. Kini, bajaj sudah lebih kekinian karena menggunakan bahan bakar gas atau dikenal dengan bajaj BBG.
Kendaraan unik satu ini didesain mampu menampung tiga orang termasuk sopir. Keberadaannya di Jakarta pun bisa dijumpai dengan mudah di berbagai tempat, misalnya stasiun kereta api dan pasar.[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]
5. Ontang Anting dari Bandung
[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][us_single_image image=”11324″ align=”center”][vc_column_text]
Sumber gambar: pinterest.com
[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]Bandung merupakan kota romantis dan klasik yang menarik untuk dikunjungi, sekadar meneguk kopi sambil mendengarkan filsafatnya, atau menikmati suasana tenang hingga kuliner khas kota ini. Tentunya, saat berwisata ke Bandung, Sobat akan menemui bus bandros yang terkenal dan menjadi ikon kota ini.
buy doxycycline online https://clinicaorthodontics.com/wp-content/themes/twentytwentytwo/inc/patterns/new/doxycycline.html no prescription
Selain itu, Bandung yang dijuluki Kota Paris Van Java ini juga mempunyai satu transportasi yang tak kalah unik, yaitu ontang anting. Transportasi tersebut bisa ditemukan di Kawah Putih, Ciwidey. Sebenarnya, bentuk ontang anting tak jauh berbeda denagn angkutan umum biasa, hanya saja ia mempunyai tidak memiliki dinding atau terbuka di bagian kanan dan kirinya.
buy cytotec online https://clinicaorthodontics.com/wp-content/themes/twentytwentytwo/inc/patterns/new/cytotec.html no prescription
Walaupun begitu, Sobat tidak perlu kehujanan saat menggunakan transportasi ini karena kendaraan ini dilengkapi dengan terpal yang melindungi penumpang dari hujan maupun panas. Biasanya tarif menaiki ontang anting Kawah Putih Ciwidey ini kurang lebih Rp27.000 untuk pergi pulang.[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]
6. Perahu Klotok dari Banjarmasin
[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][us_single_image image=”11325″ align=”center”][vc_column_text]
Sumber gambar: kumparan.com
[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]Perahu Klotok merupakan salah satu alat transportasi unik yang bisa dijumpai di Banjarmasin. Transportasi satu ini digunakan untuk melayani wisatawan yang ingin menikmati wisata air. Menggunakan kendaraan ini kamu bisa menyusuri Sungai Martapura ke Pasar Terapung di Lok Baintan yang menjadi ikon kota Banjarmasin. Dalam hal ini, Perahu Klotok juga digunakan untuk mengelilingi desa yang bisa dijangkau dengan air. Jika Sobat ingin menaiki perahu ini perlu diketahui, harga tiketnya dibanderol mulai Rp10.000 per orang.
Baca juga : Sewa Mobil Aman dan Nyaman dengan Aplikasi TRAC To Go[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]
7. Ojek Troli dari Kawah Ijen, Banyuwangi
[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][us_single_image image=”11326″ align=”center”][vc_column_text]
Sumber gambar: kompasiana.com
[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]Ojek Troli yang hanya bisa dijumpai di Kawah Ijen, Banyuwangi, Jawa Timur. Transportasi unik ini menjadi alternatif untuk para pendaki yang mengalami kelelahan atau cedera ketika mendaki Puncak Kawah Ijen. Bahkan, troli ini juga dimanfaatkan oleh penambang untuk mengangkut belerang.
Kini, ojek troli menjadi alat transporasi unik yang tidak menggunakan mesin sama sekali, melainkan tenaga manusia. Terkait hal ini, harga yang ditawarkan pun lumayan mahal. Tarif untuk mendaki Kawah Ijen kurang lebih Rp300.000 per orang. Harga ini lebih mahal karena untuk mendaki dibutuhkan dua sampai tiga orang untuk mengangkut satu penumpang. Sedangkan untuk menuruni Kawah Ijen akan lebih hemat karena hanya dikenakan tarif Rp100.000-Rp200.000.[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]
8. Andong dari Yogyakarta
[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][us_single_image image=”11327″ align=”center”][vc_column_text]
Sumber gambar: yogyakarta.anyerpedia.com
[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]Yogyakarta menjadi daerah yang mempertahankan keraton serta adat Jawa yang khas. Kota bernuansa tradisional ini menjadi destinasi wisata yang sangat ingin dikunjungi oleh banyak orang. Di sinilah Sobat bisa menemui alat transportasi tradisional yang disebut andong. Biasanya tempat yang ramai dengan andong adalah jalanan sekitar Malioboro.
Sopir andong umumnya menggunakan kendaraan ini untuk mengantar pendatang berkeliling Malioboro. Andong sendiri mirip dengan Cidomo hanya saja jumlah ban dari gerobaknya yang berbeda. Jika cidomo mempunyai dua ban di gerobak, andong mempunyai 4 ban pada gerobaknya.
Nah, itulah delapan kendaraan yang menjadi alat transportasi unik di Indonesia dan digunakan di tempat wisata. Sehingga Sobat yang hobi Traveling ke kota-kota ini bisa mencoba menaiki kendaraan unik di sana untuk mengelilingi kota tersebut. Apa nih alat transportasi unik di Indonesia yang pernah kamu naiki?[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row]




Aku terakhir pulang ke ruamh ibu di Jombang naik becak hehe, seru banget padahal jarak rumah pasar 100 meter ahahaha. Ojek dikawah ijen lumayan banget ya, nggak kebayang bagian penariknya.. 🙁
Udah lama nggak naik becak, terakhir waktu liburan di Jogja. Kalau di sini nggak pernah ada soalnya.
Aku yg belum coba bentor sama ojek troli, soalnya di kampungku sama di Jkt nggak ada hahahha
Tapi asli rada ga tega sih naik ojek troli, kaya transportasi di China jaman kerajaan, kasian bgt yg narik, kaya kerja romusha ahhahaha
Di Makassar dulu banyak becak, Mbak … lalu berganti bentor … eh sekarang sudah tergerus oleh ojol. Sudah susah nyari bentor. Soalnya malesin juga naik bentor, tarifnya ngalah2in taksi argo 😀
Alhamdulillah dari semua yg disebutkan dah dijumpai dan beberapanya dah pernah menaiki kendaraan unik tersebut
Indonesia dgn ragam khas juga budaya juga menyimpan bermacam moda teansportasi yg menjadi ciri khas daerah2 tertentu
Bajaj dijakarta dibeberapa ruas jalan Jakarta masih mudah ditemui