[vc_row][vc_column][us_single_image image=”11710″][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]Makan mie saat hujan menjadi momen yang menghangatkan sekaligus menyenangkan, di samping menikmati enaknya mie juga bisa memandang syahdu hujan dari balik jendela. Perut kenyang hati pun senang di suasana seperti ini, rasanya tanpa pelukan pasangan pun nyaman dan enggak merasa kesepian, hehe bercanda. Menikmati mie di bawah hujan bersama Pak Suami lebih indah. Nah, ada rekomendasi Cwie Mie Legendaris di Malang, lho!
Sebelum membahas cwie mie, Sobat sudah tahu belum sih tentang mie yang satu ini? Belakangan ini banyak muncul varian baru dari mie yang berasal dari berbagai negara, seperti ramen, kwetiau, cwie mie. Apa sih perbedaannya sama mie instan biasa? Toh, lebih enak masak indomie sendiri. Eits, ada perbedaannya apalagi soal dampaknya bagi kesehatan. Yuk, kepoin perbedaan cwie mie dengan mie lainnya!
Mungkin dengan kwetiau, cwie mie terlihat berbeda dari bentuk dan rasanya. Di mana kwetiau berwarna putih, berbentuk pipih dan lebar, sedangkan cwie mie tak jauh berbeda dari mie ayam yang berbentuk bulat, panjang, dan berwarna kekuningan. Hampir sama dengan mie ayam yang menjadi makanan favorit di Malang, Cwie Mie lebih murah dan rasanya lebih kuat serta beragam, bahkan ada asin dan gurih.[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][us_single_image image=”11715″][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]Malang sendiri memang dikenal memiliki banyak kuliner enak dengan harga ramah di kantong. Ya, seperti yang kita ketahui, kuliner yang paling khas kota berhawa dingin ini adalah bakso dan mie. Tak heran, apabila ada berbagai jenis olahan mie khas Malang. Salah satunya cwie mie yang mulai populer, yaitu mie tipis yang diberi bumbu minyak ayam, kemudian disajikan dengan daging ayam cincang, sawi rebus, acar mentimun rawit, irisan daun bawang, bawang goreng, dan kerupuk pangsit. Hampir mirip mie ayam, ya?
Eits salah, ada lagi mie yang terkenal, yaitu mie pangsit atau pangsit mie yang menjadi nama lain dari cwie mie. Nah, kalau pangsit pasti tidak asing lagi bahkan sudah sering menemuinya di warung, gerobak, atau depot di sudut kota. Buat penggemar mie pastinya sudah menjajal cwie mie di berbagai tempat, nih, dna memiliki tempat favorit yang murah meriah hingga legendaris. Ada beberapa rekomendasi cwie mie legendaris di Malang, nih!
Baca juga: 5 Makanan Khas Malang yang Legendaris dan Favorit[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]
1. Mie Setan Noodle & Dimsum
[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][us_single_image image=”11714″][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]Beda lagi memang kalau mie setan, tapi jangan salah paham dulu karena sajian mie yang sedang populer ini menggunakan cwie mie, lho. Hanya saja mie diurap dengan cabai rawit tumbur agar terasa pedasnya di lidah. Mulanya mie ini hanya ada di jalan Bromo, tetapi seiring berjalannya waktu menyebar di beberapa jalann di kota Malang. Bahkan, sekarang terdapat berbagai varian mie setan dengan pedas luar biasa yang ditambah dengan kecap manis dann dimsum. Letaknya tepat di Jalan Bromo 1A, Kauman, Klojen, Malang.
2. Hot Cui Mie
Kedai mi yang terletak di Ruko No.43 A-B, jalan Kawi, Bareng ini termasuk ke dalam legendaris. Akan tetapi, sekarang sudah menawarkan berbagai menu yang bervariasi. Tak hanya cwie mie, ada song mie, mie wonton, dan berbagai menu lainnya. Topping yang disediakan pun beragam dengan penyajian yang semakin kreatif, salah satunya kerupuk pangsit lebar yang menggantikan mangkuk.
3. Mie Jogging
Dari namanya pun unik, apakah kita makan mie sambil lari pagi? Salah! Mie ini menawarkan olahan cwie mie dengan balutan pedas yang bikin Sobat terengah-engah seperti habis lari pagi. Penyajiannya pun dilengkapi dengan kerupuk pangsit lebar yang menjadi alas serta lauk scallop goreng. Tak hanya itu, menunya pun unik mulai dari mie kirin kamu, mie sesuatu, mie banget, tergantung dari topping-nya. Hemm bakalan galau sambil mie kirin kamu, nih. Mie ini bisa Sobat jumpai di dekat Universitas Muhammadiyah Malang dan Jalan Merapi.[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]
4. Mie kudusan
[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][us_single_image image=”11712″][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]Baca juga: Swara Alam-Tempat Makan dan Cafe di Kepanjen
Kali ini warung yang sudah ada lebih dari 30 tahun lalu, yaitu Mie Kudusan yang berlokasi di jalan Bondowoso No.11, Klojen, Kota Malang. Menariknya, mie pangsit di sini mempunyai tekstur mi yang gurih dan kenyal, lantaran terbuat dari resep rumahan. Pangsit mie ini berasal dari sebuah depot pangsit yang sederhana di jalan Kudusan, Kota Malang. Awal aktif sejak tahun 1970-an. Ada beberapa menu pangsit mie yang bisa dinikmati seperti pangsit mie ayam, pangsit mie jamur, mie swekiau, mie ayam lada hitam, mie ayam szechuan, dan lainnya. Jadi penasaran sama mie swekiau dan szechuan.
5. Kedai Mi Sutoyo
Kedai satu ini terletak di jalan Letjen Sutoyo No.41A, Lowokwaru dan sudah berdiri sejak tahun 1940-an. Mi yang disajikan terlihat khas, yaitu berbentuk pipih. Sebagai citarasa, mie buatan rumahan ini disajikan dengan minyak bumbu lezat. Mie yang populer di kedai ini adalah pangsit mie ayam jamur.
6. Depot pangsit mie bromo pojok
Depot ini telah mempunyai cabang di kota Malang, yaitu berlokasi di jalan Pattimuraa No.53, Kota Malang. Mie yang disajikan di sana pun cukup bervariasi, mulai dari mie bakso, mie biasa, mie siomay, dan mie istimewa. Selain itu, ada topping unikk yang ditawarkan di depot ini, yaitu mie sosis keju, mie udang pedas, mie lada hitam, dan mie goreng. Tak hanya mie yang disediakan di depot ini, karena ada es campur khas yang bentuknya menggunung dan dilengkapi siraman sirup warna-warni.[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]
7. Pangsit mie dempo
[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][us_single_image image=”11711″][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]Dari segi rasa, mie di kakilima Dempo jalan Gede ini tidak begitu luar biasa. Namun, ada nilai nostalgia yang dibrikannya menjadi kelebihan. Apalagi kedai kakilima yang berderet di sana memang legenderis. Tak lupa pula ada es teler dan gado-gado yang terkenal enak di sana.
8. Depot mie gadjah mada
Depot yang satu ini berdiri sejak tahun 1958 hingga sekarang serta masih memiliki banyak pelanggan. Depot yang terletak di jalan Pasar Besar No.17 A, Sukoharjo, Klojen ini pun menyajikan berbagai varian menu. Mulai dari mie ayam, mie pedas,, mie shanghai yang dilengkapi dengan kuah jamir serta seafood.
9. Pangsit Mie dan Es Degan Pak Rie
Dari namanya terkesan klasik dan biasa saja, tetapi pangsing mie di warung ini porsinya jumbo, lho! Apalagi harganya cuukup murah, untuk pangsit mie biasa harga satu porsinya Rp 8000, untuk yang istimewa Rp 11.000. Pangsung yang terletak di jalan Simpang Wilis Indah ini memang tiada tanding, worth it parah! Untuk mie biasanya sudah termasuk dengan dua buah bakso pendamping mie, enggak heran sih kalau jadi favorit.
Baca juga: Pusat Kuliner Asyik di Bandung, Food Enthusiast Yuk Merapat![/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]
10. Pangsit Mie Tan
[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][us_single_image image=”11716″][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]Pangsit mie yang awalnya lebih dikenal dengan Pangsit Mie Ayam Ngantang, tetapi sudah berganti karena lokasinya yang berpindah pula. Uniknya, waring ini tak hanya menjual pangsit mie dalam bentuk mentah, tetaapi juga bentuk mentah serta dilengkapi dengan bumbunya. Harganya pun terjangkau, yaitu dibanderol Rp12.000 per porsi. Lokasinya di jalan Jaksa Agung Suprapto II No.34.
Nah, itulah 10 cwie mie di Malang yang legendaris abis dan pastinya punya rasa khas masing-masing. Sobat sudah pernah coba mie yang mana nih? Atau ada rekomendasi lainnya, spill di komentar dong![/vc_column_text][/vc_column][/vc_row]




Duh…mendung-mendung gini pas banget maem cwi mi.
Liat foto makananya jadi kepengen makan mie juga.