[vc_row][vc_column][us_single_image image=”11909″][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]Di bulan penuh berkah seperti Ramadhan banyak orang yang berlomba-lomba melakukan kebaikan lantaran pahala akan dilipatgandakan di bulan ini. Bulan puasa menjadi kesempatan umat Muslim untuk mendekatkan diri kepada Allah melalui ibadah dan sedekah. Dalam fase menahan lapar tentu kita pun mengingat apabila masih banyak saudara kita di luaran sana yang kelaparan bahkan tidak sempat memikirkan makanan untuk berbuka. Apa saja ya kira-kira ide berbagi saat puasa? Kepoin, yuk!
Tak heran apabila kegiatan seperti takjil mulai banyak digalakkan, terlebih di minggu keempat bulan puasa ini yang banyak kegiatan ibadah dan sedekah. Mulai banyak yang membuat kue atau membelinya, ada yang mengecat rumah, mulai ramai-ramainya takjil di beberapa titik jalan kota, padat-padatnya kegiatan di mushola. Akan tetapi, masih ada yang tidak menduga jika bulan puasa akan berakhir dan merasa waktu berjalan terlalu cepat.
Memang di awal saja semua akan terasa berat apalagi saat sudah membayangkan sulitnya menahan lapar dan tetap melakukan kegiatan sehari-hari, menahan godaan dari makanan dan minuman yang bisa dijumpai. Hal yang paling berat adalah menahan diri untuk menjaga hawa nafsu, terlebih kalau berkaitan dengan mata dan mulut. Seakan ada di fase berpuasa itu, “Ah, harus puasa gadget lagi, gimana nahan diri buat gibah juga?”
Baca juga: Ngabuburit Seru Saat Ramadan[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][us_single_image image=”11904″][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]Pada akhirnya, tidak terasa juga saat dijalani karena sudah diisi dengan hal-hal yang positif dan suasana yang menenangkan. Sehingga bulan puasa menjadi waktu yang tepat untuk melakukan kegiatan produktif dalam pekerjaan, ibadah, maupun sedekah. Betapa indahnya kalau sehari-hari dijadwalkan untuk melakukan olahraga, membersihkan rumah, menyelesaikan pekerjaan, quality time dengan menggeluti hobi atau memanjakan diri, kemudian memasak, menunaikan ibadah, dan beristirahat dengan baik. Dengan begitu, kegiatan akan lebih teratur dan terjadwal. Tak lupa pula kegiatan bersedekah yang akan meramaikan bulan puasa.
Bulan yang ditunggu-tunggu oleh umat Muslim ini akhirnya sampai di minggu keempat yang menjadi hari-hari menuju kemenangan. Minggu di mana kebahagiaan terpancar dari wajah setiap muslim karena tak sabar menunggu Hari Raya Idul Fitri. Minggu ini pun menjadi waktu yang tepat untuk melakukan proses pengembangan diri dan memperbaiki diri dengan melakukan berbagai aktivitas produktif dan positif, Mulai dari kegiatan religius, kesehatan, dan pendidikan ada beberapa ide berbagi saat puasa:[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]
1. Menyiapkan buka puasa di rumah ibadah
[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][us_single_image image=”11905″][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]Saat bulan puasa banyak rumah ibadah yang mengadakan buka bersama seperti di Masjid maupun mushola. Di saat itulah menjadi momen yang tepat untuk dijadikan sebagai wadah berperan bagi lingkungan, misalnya dengan membantu para pengurus masjid mempersiapkan hidangan berbuka. Jika kita ingin membantu kegiatan tersebut di masjid maupun mushola bisa memulainya dengan membantu menyiapkan hidangan buka puasa, mengambil serta mengantar bahan baku makanan, membantu proses memasak, merapikan sajian, dan masih banyak lagi
Dengan begitu, kamu bisa andil membantu persiapan acara buka bersama dengan baik. Tidak semua orang bisa memberikan bantuan berupa uang maupun fisik, tetapi bantuan pun tidak akan ditolak oleh pihak pengurus. Untuk kamu yang ingin menjadi donatur dana maupun berbagi makanan yang ada di rumah atau hanya memberikan bantuan berupa bahan mentah pun tidak akan bermasalah. Sebab, kamu sudah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut walau tidak banyak.
Baca juga: 5 Persiapan Menjelang Ramadhan yang Tidak Boleh Dilewatkan[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]
2. Berbagi takjil
[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][us_single_image image=”11906″][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]Kegiatan yang satu ini mulai sering digalakkan, bahkan sudah mulai jadi pilihan oleh lembaga, instansi, komunitas, maupun organisasi. Ya, berbagi takjil di jalan mendekati waktu Magrib, di macet-macetnya jalan raya karena semua orang pulang kerja di situlah kegiatan pembagian takjil dilakukan. Fenomena macet tidak hanya terjadi di Jakarta, tetapi juga kota besar di Indonesia apalagi jalan-jalan pusat di daerah perkantoran.
Banyak orang yang memanfaatkan momen arus balik dan kemacetan tersebut untuk melakukan kegiatan berbagi takjil. Hal ini bertujuan untuk membantu masyarakat yang berniat buka puasa, tetapi tertunda karena terjebak macet di jalan. Akan tetapi, perlu diperhatikan saat berbagi takjil usahakan jangan menghalangi jalan dan memperparah kemacetan.
Agar tetap bisa berbagi takjil tanpa menyebabkan masalah seperti memperparah kemacetan. Ada baiknya berbagi saat lampu merah dan lampu kuning menyala, tetapi setelahnya segera menepi. Lebih baik lagi apabila melapor serta berkoordinasi dengan polisi lalu lintas di daerah tersebur, sehingga tidak menimbulkan masalah nantinya.[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]
3. Berbagi makanan sahur
[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][us_single_image image=”11907″][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]Istilah sahur on the road mungkin jarang terdengar, tapi di beberapa daerah kegiatan ini sudah banyak dilakukan. Kegiatan ini tak berbeda jauh dari berbagi takjil, hanya saja berbagi makanan sahur diperuntukkan masyarakat kurang mampu. Kamu bisa melakukannya sepertii berbagi takjik di jalan asal tidak mengganggu lalu lintas, maupun mengantarkannya ke rumah warga sekitar saat sahur.
Baca juga: Amalan yang Dianjurkan di Bulan Ramadan
Berbagi sahur adalah tradisi yang dilakukan oleh umat Muslim di seluruh dunia selama bulan Ramadan. Berbagi sahur dilakukan dengan tujuan untuk membantu orang yang kurang mampu atau kesulitan untuk mempersiapkan makanan sahur di rumah mereka sendiri. Dalam tradisi ini, seseorang atau kelompok orang mengumpulkan makanan dan minuman sahur, dan membagikannya secara gratis kepada orang-orang yang membutuhkan.
Berbagi sahur juga memiliki makna sosial yang sangat penting. Dalam berbagi sahur, kita dapat memperlihatkan kepedulian kita terhadap sesama, serta merasakan kebersamaan dan kebahagiaan dalam menjalankan ibadah Ramadan. Selain itu, berbagi sahur juga bisa menjadi bentuk amal yang pahalanya akan terus mengalir di akhirat.
Dalam melakukan berbagi sahur, kita harus memastikan bahwa makanan dan minuman yang kita berikan halal dan berkualitas baik. Selain itu, kita juga harus memperhatikan kebersihan dan kesehatan makanan yang kita berikan agar tidak menimbulkan masalah kesehatan bagi orang-orang yang memakan sahur tersebut.
Selain itu, kita juga harus menghormati keinginan orang yang tidak ingin menerima bantuan atau makanan yang kita berikan. Kita juga harus menjaga sopan santun dan tidak memaksakan bantuan atau makanan kepada orang lain yang tidak menginginkannya.[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]
4. Bercerita tentang nabi
[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][us_single_image image=”11908″][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]Di masa modern seperti sekarang banyak anak muda yang tidak mengetahui cerita nabi karena perkembangan zaman. Seringkali di era digital, pengetahuan dan pekerjaan berkaitan dengan bisnis lebih penting dibandingkan mendengarkan cerita nabi. Maka dari itu, kamu bisa menjadikan bulan puasa sebagai kesempatan untuk menceritakan tentang kisah para nabi. Biasanya anak muda akan menghabiskan waktu menunggu berbuka puasa atau istilahnya ngabuburit dengan melakukan kegiatan di luar.
Nah, kali ini bisa ngabuburit dengan melakukan kegiatan yang lebih bermanfaat seperti mendongeng untuk anak-anak. Melalui dongeng anak akan terhibur dan mudah mencerna kisah para nabi. Kegiatan ini pun bisa dilakukan di taman baca atau komunitas belajar yang ada di dekat tempat tinggalmu. Buat kamu yang berbakat bercerita atau mendongeng bisa mengajukan diri untuk menjadi relawan mendongeng. Dalam hal ini, dongeng yang disampaikan bisa menyesuaikan dengan suasana Ramadan mulai dari bercerita tentang nabi dan sahabat-sahabatnya. Tak hanya menghibur, tetapi juga bisa dijadikan teladan serta menambah ilmu pengetahuan anak.
Itulah empat ide kegiatan berbagi untuk lingkungan yang bisa dilakukan selama bulan puasa. Di bulan ini pun, kamu bisa meluangkan waktu untuk melakukan kegiatan sosial dan membantu orang lain. Dengan begitu, amal ibadah dan sedekah akan semakin dilipatgandakan, puasa pun akan terasa menyenangkan. Apakah kamu punya ide lain untuk berbagi di lingkungan saat bulan puasa?[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row]




Saya salut dengan para ibu yang masih punya energi unmtuk berbagi di luar rumahnya karena saya saja, untuk menyiapkan berbuka dan sahur, lalu kerja dari rumah …. energinya pas2an … kalau ada rezeki cuma bisa menitipkan.