[vc_row][vc_column][us_single_image image=”11686″][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]Di era digital seperti sekarang banyak orang yang mulai tertarik mempelajari digital marketing, memanfaatkan media sosial, bahkan website. Website sendiri mempunyai peran penting dalam menunjang bisnis, sebab dengan website Sobat bisa meningkatkan kredibilitas serta kepercayaan audiens kepada bisnis Sobat. Mayoritas orang lebih memilih website untuk mencari informasi tentang suatu bisnis mulai dari kualitas, keuntungan, hingga testimoni yang diberikan pelanggan lain.Ada 8 tips meningkatkann traffic blog untuk Sobat, nih!
Saat mencari suatu produk atau jasa, pasti yang pertama dibuka adalah google. Nah, saat website yang membahas tentang produk atau jasa tersebut muncul di halaman pertama google, tentu orang akan langsung membuka dan membacanya. Bahkan, bisa langsung dipercaya karena dianggap paling populer, banyak orang yang menggunakan, dan berkualitas. Dalam hal ini, ada beberapa hal yang memengaruhi kemunculan website Sobat di halaman pertama google, salah satunya traffic blog.
Website akan berjalan dengan baik ketika traffic blog Sobat juga baik, sehingga dibutuhkan pengetahuan yang cukup tentang cara meningkatkan traffic blog. Yuk, kepoin 8 cara meningkatkan traffic blog!
Baca juga: 9 Langkah Menghasilkan Uang Dari Blog[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][us_single_image image=”11681″ align=”center”][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]
-
Melakukan riset keyword
Para blogger pasti tidak asing dengan keyword atau kata kunci yang digunakan seseorang saat melakukan pencarian informasi tertentu dalam search engine atau pencarian google. Dengan keyword yang relevan, Sobat bisa memanfaatkannya untuk memandu penulisan artikel atau copy halaman website.
Sobat bisa melakukan riset keyword dari berbagai sumber, misalnya mengunduh tools khusus, atau dari kompetitor bisnis. Ada beberapa tools khusus yang direkomendasikan untuk Sobat antara lain, Ahrefs, SEMRush, MOZ, dan masih banyak lagi. Dalam hal ini, tools akan menunjukkan seberapa banyak kata kunci dicari melalui search engine, serta bagaimana tingkat kesulitan keyword itu.
Saat riset keyword, Sobat perlu mempertimbangkan pula tentang search volume serta keyword difficulty yang bisa Sobat ketahui dari beberapa tools yang disebutkan di atas. Search volume merupakan jumlah pencarian keyword tertentu di search engine dalam jangka waktu tertentu pula. Sedangkan, keyword difficulty, yakni tingkat kesulitan keyword untuk berada di halaman pertama search engine. Maka dari itu, pilihlah keyword dengan search volume tinggi serta keyword difficulty rendah.[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][us_single_image image=”11684″][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]
2. Menulis artikel semenarik mungkin
Usai melakukan riset keyword dan menemukan keyword yang pas, selanjutnya Sobat perlu menulis artikel yang menarik. Maka dari itu, Sobat perlu mengetahui target audiens dari bisnis. Dengan begitu, Sobat bisa memulai dengan menuliskan judul yang menarik agar audiens tertarik membacanya. Judul menjadi penentu orang akan melanjutkan membaca atau tidak, apabila dari judul terkesan biasa saja atau umum, pastinya hanya akan dilewati oleh audiens.
Judul yang baik di website merupakan judul yang cukup dengan 50-70 karakter. Disarankan untuk tidak mencantumkan kata kunci secara berulang di judul dan isi artikel. Perhatikan pula gaya bahasa, usahakan audiens bisa memahaminya. Ada beberapa kriteria artikel sesuai SEO Friendly yang perlu Sobat ketahui, antara lain:
- Kata kunci yang digunakan relevan, ada di judul, heading, paragraf pertama, tengah, dan penutup.
- Ada internal link untuk mengarahkan audiens ke artikel di website dengan topik serupa.
- Mempunyai struktur heading yang jelas dan sistematis.
- Melengkapi artikel dengan gambar agar menarik.
- Konten tidak terlalu panjang atau pendek, asal mudah dibaca dan jelas.
Baca juga: Belajar Mengelola Blog Bersama Komunitas ISB[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][us_single_image image=”11683″][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]
3. Meng-update konten lama
Ini yang perlu Sobat tahu, konten tidak selamanya relevan karena seiring berjalannya waktu perlu diperbarui. Jadi, Sobat blogger perlu melakukan evaluasi secara rutin guna mengetahui konten yang belum menghasilkan traffic website yang signifikan. Saat Sobat menemukan konten yang trafiknya tidak signifikan cukup diperbaiki dengan memanfaatkan Google Search Console untuk mencari tahu kata kunci apa di halaman website.
Dengan begitu, Sobat bisa mengetahui query yang kurang maksimal, kemudian mempertimbangkan untuk menambahkan query terbaru di artikel yang berpotensi mengundang traffic. Setelah itu, Sobat bisa menelusuri lebih dalam pembahasan di artikelnya masih relevan atau tidak dengan perkembangan sekarang. Jika tidak, Sobat bisa merevisi dan menambahkan topik yang lebih relevan. Tak lupa pula untuk memeriksa apakah artikel lama itu memenuhi SEO friendly.[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][us_single_image image=”11679″][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]
4. Meningkatkan SEO on page
Meningkatkan SEO on page yang meliputi judul, URL serta permalink, isi artikel, heading, dan media di dalamnya. Dengan mengoptimalkan SEO on page bisa meningkatkan peluang halaman website muncul di halaman pertama pencarian google saat pengguna melakukan pencarian yang berhubungan dengan kata kunci tertentu.
5. Mengoptimasi laman website
Menunggu laman website yang loading-nya lama dan tidak responsif tentunya sangat menjengkelkan, kebanyakan akan langsung meninggalkan website tersebut. Hal inilah yang yang akan meningkatkan bounce rate, sehingga menurunkan pengalaman pengguna website. Dalam hal ini pengguna website pun akan malas untu berkunjung ke website Sobat lagi.
Kalau loading dari laman website Sobat lambat, maka lakukan optimasi kecepatan halaman website guna menghindari peningkatan bounce rate. Setelah loading website cepat, Sobat juga perlu membuat laman website lebih optimal dengan memastikannya berjalan lancar serta responsif di perangkat manapun.
Baca juga: Bangga Berprofesi Sebagai Blogger[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][us_single_image image=”11682″][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]
6. Menggunakan backlink
Backlink berguna untuk meningkatkan authority website secara spesifik di industri tertentu. Sobat bisa meningkatkan ranking dan mendorong referral traffic dengan traffic yang berasal dari berbagai sumber, bisa juga mengambil isi konten dari website Sobat sendiri. Tak hanya isi konten dari backlink yang mempengaruhi efektivitas backlink, tetapi juga kredibilitas website yang diberikan referral website.
7. Mempertimbangkan digital Ads
Sebagai blogger pasti tidak asing lagi dengan promosi melalui kanal digital atau biasa disebut digital Ads. Digital Ads ini merupakan iklan onlineyang bisa dilakukan melalui beberapa kanal digital, kemudian menggunakan website untuk landing page. Adanya digital Ads bisa membuat target audiens yang diinginkan serta mendatangkan hasil yang lebih cepat dari pada cara organik. Dalam hal ini, terdapat tiga digital Ads yang secara umum, antara lain:
- Social Media Ads, yaitu iklan yang bisa ditampilkan lewat media sosial seperti Facebook Ads.
- Programmatic Ads, yakni proses pembelian serta penjualan iklan digital secara otomatis.
- Search Engine Marketing (SEM) yang konsepnya hampir sama dengan SEO, hanya saja SEM berbayar.
[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][us_single_image image=”11680″][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]
8. Memanfaatkan relasi
Untuk meningkatkan traffic tak hanya berkaitan dengan website, tetapi Sobat perlu memanfaatkan media sosial yang dimiliki. Caranya dengan membuat konten sesuai postingan website, untuk format bisa menyesuaikan dengan media sosial yang dipilih. Bisa berupa foto, feed, reels, video, dan lainnya. Sobat bisa membuat visual semenarik mungkin agar audiens terpikat, lalu jangan lupa menyematkan tautan blog di postingan tersebut. Sehingga audiens bisa berkunjung ke website Sobat dengan link tersebut.
Selain itu, Sobat bisa memanfaatkan komunitas yang diikuti sesuai hobi atau pekerjaan. Kebanyakan komunitas akan memanfaatkan platform online guna berkomunikasi atau melakukan kegiatan bersama. Nah, Sobat bisa membagikan unggahan blog yang berhubungan erat dengan komunitas yang sesuai. Adanya komunitas bisa digunakan untuk meningkatkan traffic website, Sobat bisa mulai aktif di grup Whatsapp maupun Telegram.
Nah, itulah 8 tips meningkatkan traffic blog yang bisa Sobat coba. Dengan meningkatkan traffic website, tingkat pengunjung website pun akan tinggi. Hal ini akan berpengaruh pada perkembangan bisnis Sobat pastinya. Langkah mana yang sudah Sobat Blogger lakukan untuk meningkatkan traffic blog, nih?[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row]



Berarti harus cek konten lama ya mba. Siapa tahu masih bisa dimaksimalkan. Artinya harus dirombak lagi deh ya, ditambah2in atau direvisi lagi
Betul banget sarannya …. tapi saya masih kurang di beberapa hal, salah satunya jarang update konten lama padahal perlu juga ya dicek.
Saran yang bagus, banyak belajar dari artikel ini.
Untuk menarget Google SERP, yang paling penting adalah kontennya harus berkualitas