[vc_row][vc_column][us_single_image image=”10392″][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]Jika diingat lagi kehidupan ini perlu perhitungan apalagi semasa SD mempelajari tentang tuas dan fenomena biologi seperti fotosintesis lainnya. Tak hanya itu, masih banyak lagi teori yang harus dipahami mengingat banyaknya benda yang pembuatannya didasarkan pada teori para ilmuwan. Sampai sekarang yang masih mengundang pertanyaan besar adalah tentang prinsip pesawat terbang, kalau dipikirkan dengan akal biasa melahirkan banyak pemikiran konyol dan tidak masuk akal.
Lain halnya, dengan fenomena matahari terbit dan terbenam, serta siang dan malam, belum lagi pasang surutnya air laut. Tidak hanya mengundang pertanyaan bagi saya, tetapi juga untuk si kecil. Pasti ada saja yang otak polosnya tanyakan tentang kejadian di dunia ini, rasa penasarannya besar ternyata, tetapi ibunya kesulitan menjawab.[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column width=”1/2″][vc_column_text]Memang teori membuat hidup ini lebih mudah, mengingat berbagai rumus matematika yang rumit dan sulit dihapal. Ternyata bermanfaat juga untuk kehidupan sehari-hari apalagi perihal uang dan bisnis, dalam marketing tentunya ini juga sangat diperlukan. Lagi tentang fisika yang sering kita anggap aneh, karena buah jatuh saja dihitung padahal itu penting untuk kita mengetahui tentang gravitasi. Hal itu juga mengulik tentang kita yang tidak mengambang di udara, pasti pernah bertanya kenapa kita berpijak ke tanah.
Nah, gaya tarik menarik bumi ini tak aka nada habisnya, jika dibahas. Namun, hal ini sangat berbeda dengan di angkasa yang mana tidak ada gaya gravitasi, sehingga akan mengambang di udara. Hal-hal seperti ini sudah dikupas oleh para ilmuwan agar kehidupan tidak mengalami kebingungan, sehingga kita tahu tentang kepastian yang terjadi di bumi ini dengan ilmu pengetahuan. Salah satu ilmuwan yang mengubah dunia dengan ilmu pengetahuan, yaitu Albert Einstein.[/vc_column_text][/vc_column][vc_column width=”1/2″][us_single_image image=”10395″][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column width=”1/2″][vc_column_text]Kalian pasti tahu dong ilmuwan fisika teoritis yang terkenal di dunia ini menjadi sosok yang berpengaruh karena teori relativitasnya. Einstein disebut sejajar dengan Sir Isaac Newton. Siapa sangka ilmuwan paling penting di dunia ini dulunya adalah seseorang yang pendiam dan diduga autis. Ya, sejak kecil Einstein dikenal sebagai anak autis yang terlihat mengalami keterbelakangan karena kemampuan bicaranya yang lambat. Namun, hal inilah yang membuatnya menjadi sosok yang menginspirasi masyarakat.
Pria kelahiran Jerman, 14 Maret 1879 ini telah banyak menyumbangkan ilmu pengetahuan untuk dunia, terutama pada pengembangan mekanika statistik, kuantum, dan kosmologi. Sekilas tentang kalimat yang pernah booming pada masanya “Tuhan tidak pernah melempar dadu” yang berarti dunia ini memberikan kepastian. Einstein sendiri sering dianggap sebagaii bapak fisika modern, fisikawan paling berpengaruh, dan paling dikenal karena rumusnya tentang kesetaraan massa energi.
buy wellbutrin canada https://cpff.ca/wp-content/languages/new/canada/wellbutrin.html no prescription
Tak hanya itu, Einstein juga menerima penghargaan “1921 Nobel Prize in Physics” karena teori fisikanya yang sangat penting.[/vc_column_text][/vc_column][vc_column width=”1/2″][us_single_image image=”10394″][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]Albert Einstein sendiri merupakan salah seorang yang termasuk dalam manusia paling cerdas pada Abad ke-20. Ya, seperti yang kita tahu Einstein telah mengubah dunia ilmu pengetahuan melalui konsep-konsep yang revolusioner yang mengguncang daya serap kita. Keunggulan dalam dirinya adalah kemampuannya untuk memaparkan konsep ilmu pengetahuan yang kompleks melalui imajinasi di dunia nyata. Tak heran kalau beberapa teori dari Einstein bisa mengubah dunia.
Baca juga: Apa Saja Teori Terbentuknya Tata Surya?[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]
7 Teori Einstein yang Mengubah Dunia
[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][us_single_image image=”10393″][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column width=”1/2″][vc_column_text]
- Teori Kuantum Cahaya
Teori kuantum cahaya merupakan terobosan besar yang dicetuskan Einstein di tahun 1905, Einstein menyatakan bahwa cahaya terdiri dari partikel kecil yang disebut sebagai foton (photon). Foton sendiri adalah partikel dengan sifat seperti gelombang, banyak penemuan modern yang berangkat dari teori ini. Misalnya mikroskop yang merupakan aplikasi optic gelombang. Inilah yang membahas tentang difraksi, interferensi, dan polarisasi cahaya.
Tak hanya itu, layar liquid crystal display (LCD), serta cakram optic seperti CD dan DVD yang kita kenal. Kedua benda ini merupakan inovasi yang didasarkan pada prinsip interferensi. Begitu pula dengan teknologi hologram yang didasarkan pada prinsip difraksi.[/vc_column_text][/vc_column][vc_column width=”1/2″][us_single_image image=”10396″][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column width=”1/2″][vc_column_text]2. Teori Relativitas Khusus
Teori relativitas khusus menjelaskan bagaimana ruang dan waktu dihubungkan untuk benda-benda yang bergerak dengan kecepatan yang konsisten dalam garis lurus. Einstein pun menegaskan, jika ruang dan waktu tidak bisa didefinisikan secara terpisah. Dengan kata lain, ruang dan waktu menjadi satu kesatuan yang dikenal sebagai ruang-waktu. Sangat mungkin untuk kedua peristiwa itu terjadi secara bersamaan dari perspektif satu pengamat, tetapi terjadi pada waktu yang berbeda dari perspektif yang lain.
Baca juga: Matahari Terbit dari Barat dan Mati? Berikut Faktanya dari Ilmuwan[/vc_column_text][/vc_column][vc_column width=”1/2″][us_single_image image=”10399″][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column width=”1/2″][vc_column_text]3. Teori Relativitas Umum
Pada tahun 1916, Einstein mencetuskan teori relativitas umum yang dipublikasikan di jurnal Annalen. Teori ini tentunya membantu kita memahami bagaimana struktur alam semesta berskala besar terbentuk.
Teori relativitas umum sebenarnya merupakan teori mengenai gravitasi.
buy augmentin canada https://cpff.ca/wp-content/languages/new/canada/augmentin.html no prescription
Gravitasi sendiri adaah lengkungan atau lengkungan ruang semakin besar suatu objek, semakin membengkokkan ruang di sekelilingnya. Misalnya, matahari yang massanya cukup besar untuknya membengkokkan ruang di tata surnya. Oleh karena itu, bumi dan planet lainnya bergerak dalam jalur melengkung (orbit) di sekitarnya.[/vc_column_text][/vc_column][vc_column width=”1/2″][us_single_image image=”10398″][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column width=”1/2″][vc_column_text]4. Teori Efek Fotolistrik
Pasti tidak asing dengan istilah ini, ya, efek fotolistrik adalah emisi electron saat radiasi elektromagnetik seperti cahaya, mengenai material. Fotoelektron merupakan electron yang dipancarkan dengan cara ini. Einstein menjadi orang pertama yang menggambarkan efek fotolistrik sepenuhnya dan membuatnya dianugerahi Hadiah Nobel di tahun 1921. Penerapan efek fotolistrik ini membentuk dasar bagaimana sel surya bekerja, di mana cahaya menyebabkan atom melepaskan elektron, sehingga menghasilkan aurs dan menciptakan listrik.
buy strattera canada https://cpff.ca/wp-content/languages/new/canada/strattera.html no prescription
[/vc_column_text][/vc_column][vc_column width=”1/2″][us_single_image image=”10400″][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column width=”1/2″][vc_column_text]5. Dualitas Gelombang Partikel
Einstein sendiri menegaskan bahwa cahaya bisa berperilaku sebagai partikel dan gelombang di saat yang sama. Cahaya digambarkan sebagai partikel atau foton seperti dalam efek fotolistrik. Selain itu, cahaya diperlakukan sebagai medan yang berkesinambungan. Pengaplikasian teori dualitas gelombang partikel ini adalah mikroskop elektron, di mana panjang gelombang kecil yang terkait dengan elektron bisa digunakan untuk melihat objek yang jauh lebih kecil daripada menggunakan cahaya tampak.[/vc_column_text][/vc_column][vc_column width=”1/2″][us_single_image image=”10402″][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column width=”1/2″][vc_column_text]6. Bilangan Avogadro
Ya, kalian pasti tahu tidak asing dengan ketetapan 6,0221415×10 pangkat 23. Bilangan ini mengacu pada jumlah partikel dalam satuan yang dikenal sebagai mol. Orang yang pertama kali memperkirakan jumlah partikel dalam suatu zat adalah Josef Loschmidt. Jean Perrin, fisikawan Prancis mencetuskan istilah bilangan Avogadro.
Tentunya, penentuan bilangan ini membutuhkan pengukuran besaran tunggal pada skala atomic dan makroskopik memakai satu pengukuran yang sama. Nilai bilangan Avogadro sendiri adalah 6,02214154×10 pangkat 23 partikel per mol. Einstein pernah mengembangkan model matematika untuk menjelaskan gerak Brown.
Hasil kerja Einstein tentang gerak Brown menunjukkan keberadaan partikel kecil yang sulit dibedakan. Kemudian, teori ini dibuktikan oleh Jean Perrin yang memakai mikroskop presisi tinggi guna memverifikasi pekerjaan Einstein itu. Hal ini memungkinkan Jean Perrin untuk menghitung bilangan Avogadro dan membuktikan keberadaan atom.[/vc_column_text][/vc_column][vc_column width=”1/2″][us_single_image image=”10403″][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column width=”1/2″][vc_column_text]7. Kondensat Bose-Einstein
Kondensat Bose-Einstein merupakan keadaan atau fase langka materi di mana sebagian besar boson runtuh ke dalam kuantum terendahnya yang memungkinkan efek kuantum diamati pada skala makroskopik. Saat sekelompok atom didinginkan sangat dekat dengan nol mutlak, bahkan hampir tidak bergerak dan terkunci satu sama lain.
Kondensat Bose-Einstein ini diaplikasikan pada superfluida seperti helium cair dingin atau superkonduktor. Albert Einstein telah memprediksi ini sejak tahun 1924 berdasarkan rumus kuantum Satyendra Nath Bose, fisikawan asal India. Lalu, atom pertama BEC dilaporkan oleh Eric Cornell dan Carl Wieman di Joint Institute for Laboratory Astrophysics pada tahun 1995.[/vc_column_text][/vc_column][vc_column width=”1/2″][us_single_image image=”10404″][/vc_column][/vc_row]




Orang yang luar biasa beliau. Sepertinya belum ada duanya ya di dunia ini.
beberapa ada yang pernah dengar ttg teori2 yang ditemukan oleh Einstein. Hanya saja saya gak paham fisika 🙂 tapi kagum pada Einstein
Ikut menyimak, Mbak. Terima kasih telah berbagi.
Banyak juga ya ternyata teori-teori yang dihasilkan. Beberapa pernah saya dengar dan memang pinter banget beliau ini..
Entah hari-hari Einstein dihabiskan untuk apa aja ya, sampai banyak teori pengetahuan yang berhasil dikuaknya