[vc_row][vc_column][us_single_image image=”11251″][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]Menyusui merupakan kegiatan wajib bagi ibu setelah memiliki anak, terlebih di tengah kesibukan mengurus rumah juga perlu mengasuh bayi setiap saat. Tak heran, jika di awal menyusui ibu harus beradaptasi dengan baik, terlebih harus siap sedia menyusui di mana pun, kapanpun, dan bagaimana pun. Salah satu tantangan terbesarnya adalah menyusui di malam hari, terutama di fase ngantuk-ngantuknya.
Tak hanya kantuk, rasa lelah pun mendera saat bayi menangis di malam hari dan butuh disusui. Bukan hal yang mudah untuk seorang ibu menyusui terlebih jika masih baru, tentunya akan membuat emosi naik-turun. Apalagi saat tiba waktu menyusui di malam hari, hemm berat banget mau bangun. Hampir semua hal awalnya memang berat, begitu pun menyusui tidak semudah yang dibayangkan. Namun, seiring berjalannya waktu akan terbiasa karena akan menjadi kegiatan rutin ibu menyusui.
National Sleep Foundation menyatakan, bahwa saat seseorang terjaga dalam waktu yang lama, homeostasis tidur atau bangun memberitahukan jika kebutuhan tidur terakumulasi dan kapan waktunya untuk tidur. Sedangkan, jam biologis sirkadian internal mengatur kantuk dan terjaga. Hal yang mendorong tidur terkuat di antara pukul 02.00-04.00 dan akan lebih kuat jika seseorang kurang tidur. Sehingga, dorongan dan kurang tidur tersebut bisa menjadi tantangan menyusui di malam hari.
Baca juga : 20 Bawaan Bayi yang Normal Dialami Ibu Hamil[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][us_single_image image=”11252″][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]Sementara itu, untuk menyesuaikan diri dengan jadwal tidur akan membutuhkan waktu. Selain itu, perlu menemukan cara dan waktu terbaik untuk mendapatkan lebih banyak istirahat agar tidak lelah. Umumnya, bayi yang baru lahir akkan tertidur baik selama atau setelah diberi makan. Hal tersebut merupakan respons alami pada perut yang penuh susu hangat.
buy premarin online https://clinicaorthodontics.com/wp-content/themes/twentytwentytwo/inc/patterns/new/premarin.html no prescription
Sebuah studi menunjukkan jika ASI yang dikeluarkan saat malam hari mengandung bahan kimia alami yang menyebabkan tidur lebih tinggi daripada di siang hari. Yuk, kepioin apa saja tips mempersiapkan menyusui di malam hari!
Di malam hari pun akan membuat bayi baru lahir menyusu dengan tenang, sehingga ini menjadi waktu yang tepat untuk mempererat ikatan dengan ibu. Terlebih, tahapan bayi baru lahir untuk terjaga sangat singkat, kurang lebih satu jam lebih awal, pemberian makan bisa menghabiskan dua pertiga dari jeda waktu itu. Semakin tinggi usianya, akan semakin mungkin bayi tertidur saat disusui.
Tak jarang, bayi juga mengalami ketergantungan dalam menerima susu sebagai langkah penting sebelum tidur. Maka dari itu, dibutuhkan upaya saat bayi bangun di malam hari untuk kembali tidur dengan menyusuinya. Nah, agar ibu tetap nyaman dan lancar menyusui bayi di malam hari berikut tipsnya!
Baca juga : 6 Tips Penting Memilih dan Merawat Botol Susu Bayi[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][us_single_image image=”11258″][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]
-
Gunakan pakaian yang lebih mudah untuk menyusui
[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][us_single_image image=”11261″][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]Untuk ibu yang memiliki bayi disarankan untuk memakai baju yang simple untuk mempermudah kegiatan menyusui. Terlebih di saat malam hari, hendaknya mengenakan baju tidur yang ada kancingnya atau mudah terbuka di bagian depan. Itulah baju yang tepat untuk ibu menyusui karena mempermudah akses bayi dalam menyusu. Selain itu, berhati-hatilah jika memakai bra saat menyusui di malam hari karena bis ameningkatkan risiko saluran ASI tersumbat sampai mastitis.[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]
2. Menemukan posisi nyaman
[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][us_single_image image=”11260″][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]Jika bayi lebih sering menginginkan ASI di malam hari, hendaknya ibu belajar menyusui sambil berbaring. Walaupun ibu tidak bisa tidur, tetapi posisi ini membuat tubuh menjadi lebih rileks dan ibu bisa beristirahat.
buy cymbalta online https://clinicaorthodontics.com/wp-content/themes/twentytwentytwo/inc/patterns/new/cymbalta.html no prescription
Ada dua posisi tidur yang disarankan agar menyusui terasa nyaman.
Pertama, posisi tidur bersisian atau disebut side lyeing, di mana ibu berbaring di samping bayi sembari memposisikan kepala bayi menghadap putting serta memegang badannya dengan satu tangan guna mencegah si kecil terguling dan jatuh. Kedua, posisi bersandar atau laid back positions, di mana ibu duduk santai bersandar pada punggung beralaskan bantal. Kemudian, susui bayi dengan posisi tengkurap di atas perut.[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][us_single_image image=”11262″][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]3. Mematikan lampu
Hal kecil yang perlu ibu perhatikan saat menyusui di malam hari adalah menjaga agar kamar tetap gelap agar terdorong tidur lagi. Kalau ibu ingin melihat apakaj kedekatan menyusui sudah baik, gunakan lampu yang redup, hindari penggunaan lampu yang terang.
Baca juga : Atasi Kulit Bayi Sensitif dengan Minyak Telon Mama’s Choice
4. Tidur siang jika ada kesempatan
Istirahat selama mungkin di siang hari akan jauh lebih sulit dilakukan untuk ibu yang mempunyai anak lebih dari satu, tetapi jika ada waktu ibu bisa tidur saat bayi tidur siang. Sebab, ini akan membuat ibu lebiih bertenaga saat harus terjaga di malam hari. Selain itu, ibu bisa meminta bantuan suami atau keluarga agar bisa tidur siang.[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]
5. Menggunakan bantuan tangan
[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][us_single_image image=”11263″][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]Apabila bayi terlihat sering bangun di malam hari, gunakanlah kompresi payudara guna menambah jumlah ASI setiap menyusui. Selain itu, ibu bisa memeras payudara dengan bantuan ibu jari dan telunjuk ketika bayi menyusu, tak lupa arahkan aerola pada mulut bayi. Tujuannya agar banyak ASI yang masuk ke mulut bayi dan membuatnya lebih cepat kenyang, serta lebih cepat tidur kembali.
6. Menyembunyikan jam
Daripada ibu melihat jam berapa ketika si kecil menangis dan meminta disusui, akan lebih baik memutar jam di samping tempat tidur. Sebab, akan buruk rasanya jika mengetahui ibu dua jam mulai terakhir kali dibangunkan si kecil. Apalagi jika tahu jam berapa si kecil menangis minta disusui.[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]
7. Memastikan semua sudah siap
[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][us_single_image image=”11264″][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]Ibu perlu mempersiapkan semuanya di dekat tempat tidur agar tidak perlu pergi ke mana pun untuk mendapatkan apa yang dibutuhkan saat menyusui. Seperti menyimpan popok, sebotol air, satu dua camilan, dan lainnya usahakan di area yang bisa ibu raih. Oleh karena itu, sebelum tidur ibu harus mempersiapkan berbagai keperluan menyusui di malam hari. Mulai dari camilan untuk ibu, popok, tisu basah, handuk, dan botol susu yang sudah disterilisasi.
Baca juga : Cara Hemat Membeli Perlengkapan Bayi Murah
8. Tidak mengajak bayi berinteraksi
Perlu ibu tahu, kalau bayi belum memahami antara siang dan malam, sehingga membutuhkan pengertian kalau malam hari bukan waktunya bermain. Oleh karena itu, matikan lampu kamar saat menyusui dan biarkan suasana menjadi tenang agar si kecil bisa segera kembali tidur setelah menyusui. Selain itu, jika tidak dalam posisi henting ada baiknya tidak mengganti popok bayi. Serta cek ponsel saat menyusui karena cahaya dari ponsel akan mengganggu dan mendistraksi bayi ketika menyusu.[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][us_single_image image=”11265″][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]Nah, itulah tips agar ibu bisa menyusui dengan nyaman dan lancar walaupun di malam hari. Memang menjadi tantangan tersendiri saat si kecil sering menangis di malam hari untuk meminta susu, sehingga mengganggu waktu tidur. Terlebih untuk ibu yang sulit tertidur lagi setelah bangun, maka dari itu ibu bisa memanfaatkan tidur bersamaan dengan bayi di lain waktu.
Penyebab bayi akan terbangun dan lapar di malam hari, salah satunya karena kalori yang dibutuhkannya seharian tidak terpenuhi. Untuk 24 jam, bayi membutuhkan energi yang cukup. Oleh karena itu, ibu perlu mengakali dengan membangunkan bayi setiap 2-3 jam guna memberi ASI di siang hari, lalu membiarkannya tidur kembali. Pastikan bayi memperoleh asupan ASI yang cukup agar kalori yang ia butuhkan terpenuhi.[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row]




Wah pas anak ketiga nih aku nyusui sambil megang hape wkwkw. Jadi inget momen menyusui deh. Banyak suka dukanya.
Aku termasuk yg ga beruntung karna ASIku sedikit, padahal dr hamil aku rajin konsumsi ASI booster dr yg alami sampe yg kapsul, dr yg murah ampe yg mahal, tapi aku tetep ngrasain nyusuin tengah malam, setiap 2-3 jam harus bangun, cuma ga lama, karna makin gede ASI semakin ga cukup buat anakku hihi
momen menyusui itu kalau malam yang paling fenomenal ya, secaar kadanag ngantuknya minta ampun
saya selama menyusui, tidurnya nyenyak ketika anak menyusu … .sepertinya karena hormon oksitosin keluar ketika menyusui ….