[vc_row][vc_column][us_single_image image=”11238″][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]Istilah aqiqah pasti tidak asing lagi di pendengaran, seperti yang sudah diketahui istilah ‘Aqiqah’ yang berasal dari bahasa Arab yang juga dikenal dengan istilah ‘kekah’ atau ‘akikah’. Kata ini mempunyai makna rambut kepala balita yang sudah mulai tumbuh. Kini, ada Aqiqah Nurul Hayat yang menjadi penyelenggara ibadah aqiqah keluarga Indonesia.
Selain itu, aqiqah juga bermakna hewan sembelihan guna mensyukuri kelahiran anak yang ditandai dengan mencukur beberapa helai rambutnya. Jika balita laki-laki, maka hewan sembelihannya disyaratkan berupa dua ekor kambing. Sedangkan balita perempuan, maka diperbolehkan menyembelih seekor kambing saja.
Tradisi aqiqah sendiri merupakan peninggalan dari tradisi Arab pra Islam yang dilakukan dengan metode menyembelih hewan kambing dalam rangka kelahiran bayi, di mana setelah itu darahnya dibalurkan kepada kepala bayi. Di era Islam, tradisi ini diganti dengan mengoleskan minyak pada kepala bayi.
Secara umum, hewan berupa kambing atau domba yang akan disembelih untuk kegiatan akikah, tak jauh berbeda dari syarat berkurban di hari raya Idul Adha. Mulai dari jenis, umur, tidak cacat, keinginan dalam penyembelihan hewan, serta menyedekahkan daging yang sudah masak kepada fakir miskin.
Di keluargaku sendiri aqiqah di Nurul Hayat sudah menjadi tradisi mulai aku, hingga ketiga anakku. Selain itu, di AE Publishing yang aku kelola juga mengadakan program aqiqah untuk karyawan yang sudah bekerja di sini sekitar dua tahun. Alhamdulillah, sudah ada dua karyawan AE Publishing yang melakukan aqiqah dengan Nurul Hayat ini.[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][us_single_image image=”11239″][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]Sedangkan dalam tradisi Islam, aqiqah menjadi perayaan untuk merayakan kelahiran seorang anak ke dunia. Aqiqah adalah istilah hewan yang disembelih di hari ketujuh dari kelahiran bayi. Hukum menyembelih aqiqah adalah sunah muakkad seperti dalam hadits Nabi.
Diriwayatkan oleh Samurah, Nabi bersabda : Seseorang balita itu digadaikan dengan (jaminan) aqiqahnya; aqiqah itu disembelih pada hari ketujuh (dari hari kelahiran), (pada hari itu pula) sang balita diberi nama serta dipotong rambutnya (HR Sunan al-Tirmidzi dalam kitab Al-Adlaha bab Al-aqiqah).
Umumnya, hewan akikah memiliki syarat yang sama dengan syarat dalam qurban. Mulai dari keharusan tidak cacat, jenis, umur, dan lain-lain. Lebih utama untuk sebagian kitab fiqih, pelaksannaan kekahan dengan menyembelih 2 ekor kambing ataupun domba bagi bayi laki-laki. Sedangkan untuk bayi perempuan cukup satu ekor kambing. Namun, jika kemampuan keuangan hanya mampu menyembelih seekor kambing untuk bayi laki-laki maka penunaian sunah aqiqah telah terpenuhi.
Dalam fikih atau hukum Islam, aqiqah dilakukan berdasarkan pada hadits dari Samrah bin Jundab yang meriwayatkan bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda : Tiap anak yang dilahirkan hendak berkembang jadi anak yang saleh dengan ditebus oleh fauna yang disembelih pada hari ketujuh kelahirannya. Setelah itu, dicukur serta diberi nama yang baik’.
Hadits tersebut ditafsirkan oleh para ulama tentang hukum melakukan aqiqah. Sebagian dari mazhab Az-Zahiri mengatakan kalau hukum melakukan aqiqah adalah wajib atau sebuah keharusan. Sedangkan sebagian ulama berpendapat jika hukum aqiqah adalah sunah. Di sisi lain, Imam Syafi’I berpendapat bahwa aqiqah bisa dilakukan sebelum ataupun setelah hari ketujuh kelahiran sang balita sampai ia berakal baligh. Di saat itu pula disarankan untuk memberikan nama kepada sang bayi.[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][us_single_image image=”11243″][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]
-
Proses Pelaksanaan Aqiqah
Proses pelaksanaan aqiqah bisa dilakukan dalma 5 tahap sebagai berikut :
- Jika di hari pertama kelahiran sang balita sampai hari ketujuh, orang tua mampu secara ekonomi untuk melaksanakan akikah ada baiknya segera melaksanakannya sampai masa nifas ibu bayi telah berakhir, yaitu dalam waktu 60 hari.
- Jika setelah berakhir masa nifas, tetapi belum sanggup melakukan aqiqah, lebih baik aqiqah dilakukan sampai berakhirnya masa menyusui atau radha’ah, yaitu saat bayi berumur dua tahun.
- Apabila sampai masa menyusui telah berakhir, tapi masih belum bisa melakukan aqiqah sebaiknya aqiqah dilaksanakan sampai anak berumur 7 tahun.
- Jika sampai anak berumur 7 tahun dan belumm mampu melakukan aqiqah disarankan untuk beraqiqah sampai anak berumur sebelum baligh.
- Jika anak baligh dan orang tua tidak sanggup melakukan aqiqah, maka anak dipersilakan untuk melakukan aqiqah untuk dirinya sendiri.
Aqiqah sendiri merupakan bagian dari ajaran Islam, tetapi tradisi ini juga berlangsung di Indonesia dengan keunikannya sendiri. Seperti yang terjadi di Jawa untuk menyambut kelahiran bayi diadakan sebagai salah satu bentuk doa agar si jabang bayi dan keluarganya selalu diberi keselamatan, kesehatan, dan kesejahteraan oleh Allah.
Tradisi Jawa ini sudah berlaku sejak zaman dahulu, bahkan ada beberapa ritual yang masih dilakukan di kalangan masyarakat Jawa dalam menyambut kelahiran seorang bayi, antara lain brokohan yang dilakukan setelah bayi dilahirkan. Lalu, ada puputan setelah tali pusar bayi lepas dari perutnya, dan masih banyak lagi tradisi seperti mengubur ari-ari, sepasaran, puputan, brokohan.
Terakhir, aqiqah di mana merupakan anjuran dari ajaran Islam yang juga mendapat akulturaasi dari budaya Jawa. Tradisi ini dilakukan setelah tujuh hari kelahiran bayi, dilakukan dengan penyembelihan hewan kurban berupa kambing.
buy strattera online https://www.phamatech.com/wp-content/themes/twentysixteen/inc/new/strattera.html no prescription
Apabila melahirkan anak laki-laki berarti menyembelih dua ekor kambing, tetapi jika yang dilahirkan anak perempuan maka akan menyembelih satu ekor kambing.[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][us_single_image image=”11241″ align=”center”][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]
-
Mengenal Nurul Hayat, Aqiqah Keluarga Indonesia
Nurul Hayat merupakan penyelenggara aqiqah secara profesional, serta telah dikenal sebagai pelopor layanan siap saji di Indonesia. Bahkan, industri layanan jasa ini telah berdiri sejak tahun 2003 dan memiliki cabang di 30 kota yang tersebar di daerah-daerah. Selain itu, proses mulai dari penyembelihan, pengolahan, hingga memasak hewan qurban telah dipastikan memenuhi persyaratan yang sah dan telah mendapatkan sertifikasi halal dari MUI (Majelis Ulama Indonesia).
Oleh karena itu, tidak diragukan lagi untuk memilih Nurul Hayat dalam melaksanakan aqiqah.
buy azithromycin online https://www.phamatech.com/wp-content/themes/twentysixteen/inc/new/azithromycin.html no prescription
Aqiqah Nurul Hayat pun memiliki keunggulan sebagai berikut :
- Telah berpengalaman
Aqiqah Nurul Hayat pun sudah berpengalaman dalam menyelenggarakan ibadah sunnah dengan menyembelih lebih dari tiga ribu kambing per bulannya. Serta sudah mendistribusikan di lebih dari 60 kota di seluruh Indonesia.
- Proses pelaksanaan sesuai syariat Islam
Pelaksanaan proses acara aqiqah Nurul Hayat pun sesuai dengan syariat Islam, sehingga proses penyembelihan hingga pengolahannya sudah mendapatkan sertifikasi standar halal oleh MUI (Majelis Ulama Indonesia).
- Bernilai sedekah
Anda bisa juga berpartisipasi dalam program dakwah dan sosial kemanusiaan yang dikelola oleh Nurul Hayat dengan menggunakan jasa Aqiqah Nurul Hayat tersebut. Ya, Nurul Hayat akan menyisihkan keuntungan guna melakukan kegiatan amal seperti program sedekah, beasiswa untuk membiayai pendidikan 4.500 anak yatim. Sehingga, anda menunaikan dua ibadah sekaligus dan mendapatkan pahala melalui kegiatan yang diselenggarakan oleh Nurul Hayat.[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][us_single_image image=”11245″ align=”center”][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]4. Bersertifikat MUI dan Dinas Kesehatan
Seluruh proses pelaksaan Aqiqah Nurul Hayat mulai proses penyembelihan pun telah diaudit dan memperoleh sertifikasi MUI dan Dinas Kesehatan, sehingga halal dan aman untuk dikonsumsi.
5. Menyediakan gratis layanan antar
Untuk mempermudah Nurul Hayat pun juga menyediakan jasa layanan antar secara gratis untuk heman mentah maupun hasil olahan makanannya baik berbentuk gule, sate, maupun krengsengan. Selama saya memesan di aqiqah Nurul Hayat pesanan selalu diantar sampai di depan rumah dengan aman.
6. Mendapatkan sertifikat
Ya, mendapatkann sertifikat menjadi hal yang menarik dari mengikuti aqiqah Nurul Hayat ini. Pastinya dalam sertifikat tersebut tercantum nama anak yang diaqiqahi, sehingga bisa menjadi kebanggan tersendiri dan menjadi kenangan yang tidak akan hilang.
Nah, tidak ragu lagi tentunya untuk mempercayakan pelaksanaan acara aqiqah ke Nurul Hayat yang juga menjamin mutu dan rasa karena dimasak juga diolah oleh juru masak yang berpengalaman. Tak hanya itu, Aqiqah keluarga Indonesia ini juga menyediakan beragam pilihan menu paket dengan harga terjangkau mulai dari paket puas, paket luar biasa, paket istimewa, hingga paket platinum yang mempunyai beragam pilihan menu mulai dari sate, gule, maupun jeroan tulang. Keuntungan lainnya yang bisa didapatkan setiap pemesanan adalah risalah dan spesial tasyakuran di mana akan mendapatkan risalah doa sebanyak 50 eksemplar.[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row]




ada sertifikatnya juga ya. dan sudha lebih praktis ada yang sudah dimasak. tinggal pesen saja, beres
Oh ternyata Nurul Hayat sudah lama ya Kak, saya pikir baru tahun 2008 nan
Menyenangkannya di Nurul Hayat ini, bisa sekalian dimasakin ya, Mbak. Praktis.