[vc_row][vc_column][us_single_image image=”9618″][vc_row_inner][vc_column_inner][us_separator][/vc_column_inner][/vc_row_inner][/vc_column][vc_column][vc_row_inner][vc_column_inner][vc_column_text]Tahu dong sekarang sudah ada COVID-19 varian baru yang lebih berbahaya dari varian sebelumya. Varian apa tuh? Pertama, varian Delta, virus varian baru yang penularannya lebih cepat dibandingkan varian sebelumnya, seperti varian alpha. Kecepatan menyebarnya hanya dalam hitungan detik, menularnya melalui kontak dengan durasi 5-10 detik. Dalam kurun waktu yang singkat, bagaimana kita menangkal virus varian baru covid 19 ini?
Apalagi kita sering menemui orang tidak memakai masker, karena terbiasa ke pasar, dan tempat umum lainnya. Dengan alasan lupa beberapa orang dengan santainya keluar rumah menghirup udara, menyentuh benda, maupun berinteraksi dengan orang lain tanpa tahu adanya COVID-19/ virus Corona. Banyaknya kasus kematian di daerahnya tak membuat mereka jerah atau takut pada penularan virus ini.
Tanpa memakai masker tentu saja virus ini sudah bisa membuat orang tertular. Sementara kalau varian yang lama sekitar 10-20 menit baru orang bisa terpapar. Jadi, bisa membayangkan 10 kali sebenarnya kecepatan penularannya.[/vc_column_text][/vc_column_inner][/vc_row_inner][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column width=”2/3″][vc_column_text]Selain itu, varian delta membuat pasien yang terinfeksi mengalami gejala yang parah. Gejalanya pun sangat bervariasi, apa perbedaan gejala terinfeksi varian delta dengan varian yang biasanya? Secara umum gejala yang ditimbulkan untuk COVID-19 sebagai berikut:
- Sakit perut
- Hilangnya selera makan
- Muntah
- Mual
- Nyeri sendi
- Gangguan pendengaran
[/vc_column_text][/vc_column][vc_column width=”1/3″][us_single_image image=”9623″][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column width=”1/2″][us_single_image image=”9628″][/vc_column][vc_column width=”1/2″][vc_column_text]Sedangkan gejala yang muncul karena terinfeksi virus varian delta yang paling banyak dikeluhkan penderita, yaitu:
- Sakit Kepala
- Sakit Tenggorokan
- Demam
- Pilek
[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column width=”1/2″][vc_column_text]Kasus infeksi varian delta juga banyak terjadi pada anak-anak, Dokter Spesialis Patologi Forensik KSM Kesehatan Anak di RS Cipto Mangunkusumo, Prof Dr dr Rismala Dewi SpA(K) mengatakan, infeksi varian Delta menyebabkan gejala yang sangat bervariasi pada anak.Apa saja gejala yang terjadi pada anak? Gejala terinfeksi pada anak sebagai berikut:
- Demam
- Diare/mencret
- Batuk
- Pilek
- Muncul ruam di kulit
[/vc_column_text][/vc_column][vc_column width=”1/2″][us_single_image image=”9631″][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column width=”1/3″][vc_column_text]Ada juga gejala COVID-19 pada anak umumnya, yaitu:
- Demam
- Batuk
- Sakit Tenggorokan
- Sulit bernapas
[/vc_column_text][/vc_column][vc_column width=”1/3″][vc_column_text]
- Kelelahan
- Sakit Kepala
- Nyeri Otot
- Mual
- Muntah
[/vc_column_text][/vc_column][vc_column width=”1/3″][vc_column_text]
- Diare
- Nafsu makan menurun
- Kehilangan kemampuan mencium bau dan mengecap rasa
- Sakit perut
[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column width=”1/2″][us_single_image image=”9622″][/vc_column][vc_column width=”1/2″][vc_column_text]Nah itu, perbedaan gejala virus varian delta dan virus COVID-19 umumnya, sebenarnya lebih banyak gejala varian biasanya terlebih pada anak. Namun, kalau dilihat dari tingkat keparahan lebih parah virus varian baru yang kecepatannya lebih tinggi 10 kali lipat. Jikalau sudah terjadi kepada anak sebaiknya segera rekomendasikan kepada dokter.
Karena di umurnya yang masih kecil anak sangat sulit untuk dicegah agar tidak bermain, keluar rumah, maupun tidak berinteraksi dengan orang lain. Mereka akan lebih rentan terkena virus ini karena sulitnya diatur untuk memakai masker maupun melakukan protocol lainnya. Peran orang tua sangat penting untuk mengurangi risiko anaknya terkena COVID-19.[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column width=”1/2″][vc_column_text]Kedua, virus varian kedua datang dari Peru pada Agustus 2020, yaitu varian Lambda atau C39. Varian baru ini sudah menyebar ke 29 Negara, tujuh di antaranya terdapat di Amerika Selatan, seperti di Argentina, Brasil, Kolombia, Ekuador, dan Meksiko. Di Peru, saat ini varian Lambda menjadi penyebab lebih dari 80 persen kasus infeksi yang terjadi. Penyebarannya yang sangat cepat menjadikan virus ini sangat berbahaya dan perlu diwaspadai. Lantas kita harus pakai cara ampuh untuk menangkal varian baru covid ini. Caranya sangat sederhana, memakai masker ganda.
Baca juga : Cara Meningkatkan Metabolisme Tubuh[/vc_column_text][/vc_column][vc_column width=”1/2″][us_single_image image=”9633″][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column width=”1/2″][us_single_image image=”9620″][/vc_column][vc_column width=”1/2″][vc_column_text]Untuk menghindari menyebarnya varian baru ini sepertinya kita perlu memakai masker ganda guys, mengingat cara menularnya yang lebih mudah dan cepat dari sebelumnya. Masker ganda atau double mask memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri. Apa sih kelebihan memakai masker ganda? Pertama, membuat masker lebih pas di wajah, sehingga tidak terjadi kebocoran saat menarik atau mengembuskan napas. Kedua dari memakai masker ganda adalah, filtrasi meningkat sehingga tetesan pernapasan yang mengandung virus terhalang masuk.
Pernahkah kalian melihat orang memakai masker ganda? Selain dua kelebihan di atas masker ganda bisa cegah penularan virus hingga 96,5 persen wah ampuh banget tuh untuk melindungi kita. Selain itu, masker ganda lebih efektif karena pemakaiannya pas di wajah dan tetap membuat kita nyaman saat sudah menutup bagian wajah dengan baik.[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column width=”1/2″][vc_column_text]Tetapi, memakai masker ganda juga ada peraturannya. Jangan asal pakai dengan menggabungkan dua masker medis atau masker sekali pakai. Kenapa tidak boleh menggabungkan dua masker medis atau sekali pakai? Karena jenis masker tersebut tidak dirancang pas di wajah, terutama jika dipasang bersamaan.Lalu, bagaimana pemakaiannya yang benar? Masker ganda yang baik adalah masker bedah yang ditindih masker kain. Cara memakainya yang benar, yaitu:
- Lipat masker ganda menjadi dua dengan tepianya sejajar agar berukuran sama
- Pasang tali atau karet melingkari telinga, lalu buat simpul sedekat mungkin dengan sudut masker, lalu sesuaikan dengan batang hidung
- Setelah masker bedah pas di wajah, lanjut dengan gunakan masker kain. Usahakan masker kain membuat masker bedah di bawahnya lebih pas di wajah
- Pastikan masker pas di wajah dan tidak ada celah udara
[/vc_column_text][/vc_column][vc_column width=”1/2″][us_single_image image=”9634″][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column width=”1/2″][us_single_image image=”9635″][/vc_column][vc_column width=”1/2″][vc_column_text]Nah, itu cara memakai masker ganda dengan benar. Mudah bukan cara memakainya? Walaupun demikian, memakai masker ganda terkadang membuat kita tidak nyaman, kesulitan bernapas, dan terlalu mengganggu penglihatan. Solusinya mudah, gunakan masker dengan tepat dan nyaman. Masker ganda paling efektif digunakan karena pas di wajah.
Tetapi, masker ganda juga tidak menjamin 100 persen terhindar dari COVID-19, setidaknya itu 90 persen perlindungannya lebih baik daripada 60 persen satu lapis masker. Apalagi dari tidak memakai masker, jadi lebih baik kita meningkatkan perlindungan untuk mengurangi risiko tertular COVID-19. Ingat, tetap kurangi kontak langsung dengan orang lain, hindari kerumunan, selalu mencuci tangan, dan memakai masker.[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column width=”1/2″][vc_column_text]Saat kalian berpapasan tanpa memakai masker sudah bisa membuat orang itu positif atau tertular COVID-19. Hayoo pilih ditegur siapa nih? Manusia atau malaikat pencabut nyawa? Yuk! Pakai masker dari sekarang dan tegur orang lain. Virus varian delta sudah sampai di Indonesia lho, kita semua bisa jadi carrier varian delta. Masker ganda bisa cegah penularan virus hingga 96,5% wah ampuh banget tuh untuk melindungi kita. Yakin gak mau pakai? Masker ganda efektif blokir COVID-19 terlebih dengan adanya varian virus baru. Yuk pakai masker kalau masih sayang nyawa! Kita mulai dari diri sendiri, jangan lepas masker walau hanya 5 detik.[/vc_column_text][/vc_column][vc_column width=”1/2″][us_single_image image=”9637″][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column width=”1/2″][us_single_image image=”9636″][/vc_column][vc_column width=”1/2″][vc_column_text]Memakai masker adalah cara paling efektif mencegah penularannya, tetapi tidak sembarangan masker. Masker ganda hanya diterapkan di masker bedah dilapisi masker kain, masker medis atau masker sekali pakai tidak bisa digabung. Begitu pun masker KN95 yang tidak usah dilapisi masker apapun di luarnya. Menggunakan masker ganda dengan KN95 akan membuat kita kesulitan bernapas, mengubah ukuran masker sehingga membuatnya tidak efektif dan berbahaya.
Baca Juga : Seberapa Bahayanya Covid 19[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]Untuk orang tertentu yang tidak nyaman memakai masker ganda, seperti kesulitan bernapas dan mengganggu penglihatan, lepas saja salah satu masker karena fungsi masker adalah membuat penggunanya nyaman dan tidak berpotensi bahaya. Namun, tetap saja patuhi protokol kesehatan dengan memakai masker satu lapis, jauhi kerumunan, menjaga jarak, dan mencuci tangan. Mulai dari diri sendiri dan tegur orang lain. Sudah paham dong cara simple menangkal virus varian baru covid 19 ini, semoga bermanfaat.[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row]
Tagged: cara menghindari virus corona covid 19 varian baru gejala covid 19 varian delta varian lambda virus corona



