[vc_row][vc_column][us_single_image image=”11085″][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]Hai Sobat, sudah hari ke-9 berpuasa, tapi masih belum mendapatkan suasana yang dicari. Ya, momen ngabuburit, bangunin sahur, dan lainnya yang selalu mewarnai bulan Ramadan belum kita rasakan sama sekali. Lantaran, di bulan Ramadan 2022 ini masih masa pandemi COVID-19, di mana protokol kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak, hingga menghindari mobilitas masih ada. Sehingga tak terasa, jika bulan ini sudah mulai puasa, bisa dibilang di hari pertama puasa yang jatuh di hari Minggu kemarin masih belum siap, bahkan banyak kebiasaan yang masih tertinggal, nih. Banyak sekali kebiasaan buruk selama bulan Ramadan yang masih dilakukan.
Kebiasaan seperti lupa jika sedang puasa, sulit bangun saat sahur, sampai tidur setelah sahur masih banyak yang melakukan, nih. Lupa kalau sedang berpuasa, nih, kayaknya karena belum terbiasa dan merasa tiba-tiba saja puasa , apalagi di bulan seperti ini masih sibuk-sibuknya bekerja sehingga tidak sadar mau meneguk air putih atau mencomot makanan. Apalagi kebiasaan sahur, buat yang terbiasa bangun siang termasuk aku pastinya masih malas banget mau bangun. Nah, ini tandanya kita memang belum persiapan atau niatnya untuk puasa belum terkumpul.
Baca juga : Membuat Menu Buka Puasa Mudah Dengan Blender Cosmos Blenz[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][us_single_image image=”11087″][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]Selain itu, suasana ramai Ramadan tidak terasa sampai hari ke-9 ini. Orang-orang berbondong-bondong ke pasar membeli berbagai bahan masak, takjil yang ramai dicari, hingga suara bising orang ngabuburit, padatnya jadwal buka bersama, apalagi saat-saat sahur. Padahal di bulan Ramadan yang masih dilanda pandemi COVID-19 ini, penting untuk menjaga sistem imunitas tubuh agar tak terinfeksi virus. Pastinya menjaga kesehatan tetap yang utama walau dalam keadaan berpuasa. Oleh karena itu, kita perlu menghindari kebiasaan buruk yang berbahaya bagi kesehatan.
Kebiasaan buruk saat puasa jarang disadari, padahal hal ini yang mengurangi manfaat ibadah puasa terhadap kesehatan tubuh dan menyebabkan berbagai keluhan. Puasa Ramadan yang semestinya memberikan banyak manfaat seperti menurunkan kadar kolesterol sampai mencegaj darah tinggi, akan hilang karena kebiasaan buruk. Oleh karena itu, Sobat perlu memperhatikan makanan dan kebiasaan apa saja yang berakibat buruk untuk kesehatan selama Ramadan.
buy bactroban online https://clinicaorthodontics.com/wp-content/themes/twentytwentytwo/inc/patterns/new/bactroban.html no prescription
Berikut kebiasaan buruk yang dilakukan selama bulan Ramadan:[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]
1. Langsung tidur setelah sahur
[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][us_single_image image=”11086″][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]Sahur ini masih jam-jamnya tidur dengan nyenyak, tetapi tia-tiba saat puasa harus terbangun untuk makan. Beberapa orang malah tidak ingin melakukan sahur dan lebih memilih melanjutkan tidur. Beberapa orang lainnya yang memiliki rasa kantuk berat setelah sahur akan langsung tidur begitu selesai sahur dan salat subuh. Sekali melakukannya pun pasti akan tetap begitu seterusnya karena merasa enaj, padahal kebiasaan ini akan membuat asam lambung naik ke kerongkongan, sehingga muncul masalah pada saluran cerna atas. Oleh karena itu, setelah sahur dianjurkan untuk tidak langsung tidur, tunggu 2-3 jam setelah makan agar makanan bisa dicerna tubuh dengan baik.[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]
2. Melewatkan sahur
[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]Beberaapa orang memilih tidak sahur karena rasa kantuk dan tidak terbiasa dengan sahur, beberapa juga beranggapan kuat tanpa sahur, dan ada yang bangun kesiangan sehingga melewatkannya. Melewatkan sahur sama dengan membiarkan tubuh kita tidak memiliki asupan energi, lemah, dan tidak bertenaga. Padahal energi sangat dibutuhkan untuk beraktivitas seharian, terlebih saat kita tidak makan dan minum selama seharian penuh saat berpuasa. Hal ini membuat kita tidak fokus dalam bekerja dan tubuh mudah lelah.[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]
3. Sahur dengan makanan berlemak
[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][us_single_image image=”11088″][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]Biasanya saat sahur kita memilih praktisnya karena tidak ingin memasak malam-malam, kadang sisa buka pun bisa menjadi lauk atau malah memilih gorengan, makanan instan, dan lainnya yang berlemak. Sayangnya, makanan ini tidak sepenuhnya mengisi asupan energi dan malah berpengaruh buruk pada tubuh. Menu untuk sahur sebaiknya makanan yang mengandung lima zat gizi, yaitu karbohidrat, lemak, protein, vitamin, dan mineral. Lemak yang disarankan untuk makan sahur adalah 20-30 persen dari porsi makanan sahur.
Sobat juga bisa memilih menu sahur yang kaya akan karbohidrat untuk meningkatka kadar gula darah secara perlahan tapi bertahan lama, sehingga Sobat merasa enyang lebih lama. Menu sahur yang saya rekomendasikan antara lain gandung dan nasi merah, serta perbanyak konsumsi sayur dan buah yang mengandung banyak serat.[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]
4. Minum air berlebihan saat berpuasa
[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]Di tengah hari berpuasa biasanya kita akan merasa sangat haus, tetapi harus menahan dahaga lebih lama. Nah, beberapa orang mengatasi ini dengan memperbanyak minum di saat sahur, tetapi perlu Sobat tahu jika ini berdampak buruk. Memang cairan tubuh sangat dibutuhkan saat berpuasa agar tidak dehidrasi, tetapi jika memperbanyak minum saat sahur akan berbahaya untuk kesehatan. Kebiasaan buruk ini bisa membuat Sobat sering buang air kecil, dan cepat merasa haus. Oleh karena itu, tetap manajemen air putih dengan baik, ya.[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]
5. Tidur sepanjang hari
[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]Tidur saat berpuasa memang tidak membatalkan puasa dan menjadi ibadah, tetapi jika sampai melewatkan waktu ibadah maka akan tetap berdosa. Selain itu, ada banyak hal yang bisa kita lakukan dan mendatangkan banyak manfaat juga pahala. Sedangkan, tidur tidak mendatangkan pahala dan membuat tubuh semakin lelah karena kalori akan terkuras dan menyebabkan badan tidak sehat saat bangun.
buy xifaxan online https://clinicaorthodontics.com/wp-content/themes/twentytwentytwo/inc/patterns/new/xifaxan.html no prescription
[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]
6. Membabi buta saat berbuka
[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][us_single_image image=”11089″][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]Merasa lapar dan sudah menahan nafsu selama seharian beberapa orang membalas dendam saat berbuka puasa, padahal saat itu perut belum bekerja seharian dan jika langsung dibuat bekerja keras dengan berbagai makanan maka akan berakibat buruk pada kesehatan. Terlebih beberapa orang menyukai makanan manis dan gorengan saat berbuka, memang ini berguna untuk mengembalikan energi tubuh. Namun, kebiasaan ini akan membuat gula darah naik dan bisa menyebabkan diabetes. Gula darah yang berlebih pun bisa membuat kita mengantuk dan tidka bisa berkonsentrasi untuk menunaikan salat tarawih.
Baca juga : 10 Amalan Sholeh di Bulan Puasa[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]
7. Minum-minuman berkafein saat berbuka
[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]Minuman berkafein bisa mengikat kalsium dan zat besi dalam tubuh kita. Hal ini menimbulkan keinginan buang air kecil dan membuat cepat haus. Kopi dan teh yang mengandung kafein bisa membuat dinding lambung iritasi dan meningkkatkan asam lambung. Jika Sobat memang ngin meminumnya, tunggulah 2-3 jam setelah berbuka, tetapi jangan lupa untuk menyeimbangkannya dengan air putih.[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]
8. Merokok dan olahraga setelah berbuka puasa
[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]Nah, sebaiknya selama puasa Sobat mengubah jadwal berolahraga, walau setelah berbuka puasa energi kembali pulih tetap saja itu tidak baik untuk tubuh. Sebab, kita tida boleh membahayakan pencernaan terlebih setelah berbuka puasa perut baru saja terisi setelah sehariaan penuh kosong. Sobat bisa berolahraga sebelum berbuka atau 2 jam setelah berbuka puasa agar tubuh bisa mencerna makanan dengan baik.
Selain itu, merokok di bulan puasa menyebabkan darah orang yang berpuasa semakin kental, bersifat lengket dan menempel di dinding pembuluh darah. Sehingga kita mengalami kekurangan cairan dan ginjal dipaksa untuk bekerja lebih keras. Sebab, saat berpuasa kita membutuhkan oksigen untuk metabolisme tubuh, jika fungsinya terhalang oleh karbon dioksida maka penderita akan lemas dan terkena anemia.[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row]




bener2 harus diperhatikan hal2 ini agar puasa lancar dan tetap sehat ya mbak, btw selamat menjalankan ibadah puasa ya mbak
Biasanya yang paling sering tidur setelah sahur,
perlu di hindari kebiasaan buruk tersebut,
alhamdulillah, sekarang setelah sahur bisa melek langsung kerja
semoga bisa istiqomah saya
Saya malah tak bisa tidur siang, bulan puasa atau tadak. Kecuali pada momen2 tertentu. Semisal terlalu sedikit tidur malam
Nomor satu, saya banget nih Mbak. Apalagi emang malamnya tidur udah cukup larut karena anak-anak ada aja yang belum bisa tidur, emaknya pun gak bisa tidur kalau bocils belum pada tidur, belum lagi kalau terbangun karena ada yang pipis dan harus ditemani ke toilet. Makin kacau jam tidur emak. Makanya setelah sahur, shalat Subuh dan ngaji dikit, jam 6 itu biasanya dihajar tuk tidur lagi heheh.
Kalau minum, biasanya sih hindari banyak minum di saat sahur karena auto pipis dah setelah itu, wal hasil malah jadi loyo jadinya
Saya ngelakuin dari nomor 1-4. Walau tahu gak baik susah banget ngelawan ngantuk habis subuh. Mana jam kantor dimundurin setengah jam jadi ngerasa masih banyak waktu. Karena alasan ngantuk tak terhankan juga jadi suka ngelewatin sahur. Emang sih akibatnya asam lambung kambuh dan sempat diinfus. Jadi jangan dilakuin lagi ya teman-teman ^^