[vc_row][vc_column][us_single_image image=”11103″][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]Hai Sobat, tak terasa bulan puasa sudah menginjak seminggu terakhir saja. Rasanya baru kemarin memulai puasa, eh sudah harus bertahan di hari-hari terakhir aja, nih. Pasti ada yang merasa sepuluh hari terakhir ini berat banget, laper dan hausnya lebih parah dari biasanya. Begitulah bulan Ramadan tentang siapa yang hebat di awal, tetapi siapa yang mampu bertahan sampai akhir. Nah, bertahan yuk sampai waktunya liburan ke wisata religi di Malang!
Ya, hari kemenangan pasti ditunggu banyak orang untuk merayakan keberhasilan di bulan Puasa. Silaturahmi dan liburan setelah hari raya sudah menjadi rutinitas, tetapi liburan ke wisata religi pasti jarang, nih.
buy orlistat online https://clinicaorthodontics.com/wp-content/themes/twentytwentytwo/inc/patterns/new/orlistat.html no prescription
Yah, pasti lebih menarik ngabuburit cari takjil dong, eits, ke tempat wisata religi juga gak kalah menarik, lho. Tidak hanya bisa jalan-jalan, tetapi bisa cari takjil dan beli oleh-oleh. Selain itu, juga sebagai bentuk ibadah di bulan penuh berkah ini. Yuk, liburan ke wisata religi!
Di bulan Ramadan yang berkah ini liburan ke wisata religi bisa menjadi sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, menyegarkan hati, mengingatkan pada akhirat, dan mengetahui sejarah penyebaran agama Islam serta perjuangan para wali berdakwah. Di Malang sendiri sering menjadi destinasi wisatawan religi karena Malang memiliki banyak tempat bersejarah. Malang pun menjadi rumah dari berbagai daerah situs bersejarah Islam sehingga banyak umat Muslim yang bisa mengambil pelajaran saat berlibur ke sana. Yuk, kepoin apa saja wisata religi di Malang![/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]
Rekomendasi Wisata Religi di Kota Malang
[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]
-
Masjid Tiban Turen
[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][us_single_image image=”11104″][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]Masjid yang dikenal sebagai tempat ibadah sekaligus destinasi wisata religi ini terkenal hingga penjuru dunia. Masjid yang berdiri pada tahun 1968 ini dikembangkan oleh para santri. Saat berkunjung ke sana Sobat akan disuguhi arsitektur bergaya India, Rusia, dan Turki yang menjadi ciri khas masjid ini. Selain itu, warna biru dan putih juga mendominasi masjid bergaya Timur Tengah, Eropa, dan Cina.
Bangunan luar biasa yang menjulang tinggi ini mempunyai sepuluh lantai, padahal awalnya hanyalah masjid di area pondok Pesantren Salafiah Bihaaru Bahri Asali Fadlaailiri Rahmah. Dulu, katanya masjid ini dibangun oleh bantuan jin karena pembangunannya yang muncul secara tiba-tiba di tengah padatnya pemukiman penduduk. Wah, berarti masyarakat tidak tahu aktivitas pembangunan masjid ini, nih.
Tempat ini berada di Jalan KH Wahid Hasyi, Gang Anggur, Desa Sananrejo, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang. Masjid megah yang dibangun oleh Romo Kiai Haji Ahmad ini sudah berkembang pesat karena para santrinya. Hingga kini menjadi destinasi wisata religi yang memiliki sepuluh lantai.
Baca juga : Rekomendasi Destinasi Pantai di Malang
Lantai pertama sampai keempat merupakan tempat aktivitas para santri, sedangkan lantai enam digunakan sebagai ruang diskusi. Lantai 5, 7, 8 dibuat sebagai toko yang dikelola oleh para santri. Serta lantai 9 yang menjadi lereng bangunan, didesain mirip lereng gunung. Terakhir lantai sepuluh yang menjadi puncak terakhir bangunan masjid.[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]
2. Masjid Agung Malang
[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][us_single_image image=”11106″][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]Di urutan kedua, masjid yang berada tepat di depan alun-alun kota ini menjadi simbol citra religius kota Malang, di mana masyarakatnya taat kepada yang Maha Kuasa. Masjid yang dibangun tahun 1890 M, lalu pembangunan tahap kedua dilakukan pada tahun 1903 ini berbentuk bujur sangkar. Bentuk masjid yang seperti bujur sangkar ini tak lain karena struktur baja dengan atap bertajug tumpang dua.
Masjid megah ini memadukan dua gaya arsitektur Jawa dan Arab, terutama empat tiang utama penyangga masjid yang berkonsep soko guru. Kemudian arsitekteur Arab yang bisa kita lihat dari bentuk kubah menara masjid serta desain lengkung di beberapa bidang bukaan. Masjid ini sendiri berwarna cerah dengan warna putih dan aksen hias hijau muda yang mendominasi.
Selain itu, terdapat dua menara besar yang menjulang tinggi menyatu dengan bangunan utama mirip dengan bentuk masjid di Turki. Di dalam bangunan ini didominasi bahan kayu tradisional di beberapa bagian. Di tempat sakral ini juga terdapat beberapa makam leluhur pendiri masjid. Buat Sobat yang penasaran sama masjid ini bisa ke Jalan Merdeka Barat No.
buy amitriptyline online https://clinicaorthodontics.com/wp-content/themes/twentytwentytwo/inc/patterns/new/amitriptyline.html no prescription
3, Kauman, Kecamatan. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur.[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]
3. Masjid Salman Al-Farisi
[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][us_single_image image=”11105″][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]Masjid yang disebut-sebut mirip dengan Taj Mahal di India, lho! Masjid yang berlokasi di Dusun Karangampel, Desa Karangwidoro, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang ini dibangun pada tahun 2013. Masjid ini sendiri memang didesain mirip dengan Taj Mahal dan menjadi ikon pembinaan agama Islam. Luas bangunan ini pun sekitar 1,8 hektar dan agak jauh dari pemukkiman warga.
Baca juga : Pengalaman Seru Ke Florawisata San Terra yang Bernuansa Belanda
Bangunan berarsitektur ini menggabungkan bentuk kubah dan menara yang didominasi warna putih sehingga mirip dengan Taj Mahal dan dibangun oleh Yayasan Assunah Husnul Khotimah. Setelah berdirinya masjid ini, dibangun Pondok Pesantren Darus Sunnah. Sampai sekarang masjid ini dimanfaatkan untuk ibadah oleh masyarakat serta tempat berlangsungnya pendidikan keagamaan pesantren.
Masjid ini mempunyai tujuh menara dan lima kubah, serta terdapat kubah berukuran lebih kecil juga satu kubah utama. Selain itu, desain interior masjid ini memadukan dua unsur, yaitu tradisional dan modern. Terlebih di keempat tiangnya terdapat lampu tempel bercorak klasik. Selain itu, ada sebuah bagian yang terbuat dari marmer dan merupakan kombinasi warna cokelat tua dan abu-abu yang dikhususkan untuk imam.[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]
4. Makam Ki Ageng Gribig
[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]Terakhir merupakan makam seorang tokoh penyebar Islam di tahun 1600-an. Sobat pasti asing dengan sosok Ki Ageng Gribig yang berperan dalam mendirikan kota Malang. Dulunya, Ki Ageng Gribig gemar berkelana ke tempat jauh untuk memperkuat iman sambil menimba ilmu. Nah, Ki Ageng Gribig ini membabat habis hutan dan menjadikannya pemukiman yang dikenal dengan nama Malang. Begitulah kiranya cikal-bakal Malang yang disebarkan oleh masyarakat.
Makam Ki Ageng Gribig sendiri terletak di jalan Ki Ageng Gribig gang II, Kelurahan Madyopuro, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang yang juga terdapat makam para Bupati Malang yang memerintah di akhir abad ke-19 sampai abad ke-20. Tempat ini juga dikeramatkan dan banyak peziarah yang datang untuk tujuan khusus.
Nah, itulah beberapa wisata religi di Kota Malang yang bisa dikunjungi selama bulan Ramadan. Pasti banyak dari Sobat yang ingin mencari berkah ke tempat suci di atas apalagi kalau bisa belanja oleh-oleh dan menikmati keindahannya. Kalau versiku tempat wisata religi yang seru banget itu Masjid Tiban Turen.
Ya, masjid megah yang ala-ala Turki ini selain bisa belajar sejarah Islam juga bisa belanja oleh-oleh. Ada beberapa tempat yang memang bikin penasaran, walau suasananya sunyi tapi tak menutupi keindahannya yang luar biasa. Hemm, kalau sampai di dalam kalian bisa merasakan ketenangan dan ketentraman yang sesungguhnya. Selain menjadi tempat bersejarah dan ibadah, tempat ini masih mengundang banyak misteri. Kalian penasaran gak sih tentang pembuatannya yang katanya singkat dan banyak dirumorkann dibantu Jin?[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row]




Masya Allah, ternyata banyak masjid cakep di MAlang. Desainnya bagus bagus banget, aku sekali mbak ke MAsjid Tiban waktu masih ngajar di BSS
Masjid Tiban Turen keren an unik ya pada menaranya. Kayaknya lingkungannya banyak pohon ya. Makin adem tuh
AKu pernah ke Masjid Tiban sama keluarga. Lorongnya banyak dan aku suka interiornya. Bagus memang.
Wehh banyak juga wisata religi di malang. Dari yg disebut di tulisan, baru ke masjid tiban Turen. Itupun waktu masih sekolah. Dulu masih belum jadi sempurna masjidnya, nggak tau deh sekarang kayak gimana.
Terimakasih infonya mbak, libur lebaran memang cocok dengan wisata religi. lebih dapat nuansanya.
Wah banyak juga ya tempat wisata religi di Malang, aku udah dari dulu bgt pengen ke Malang tp blm kesampean
Alhamdulillah list untuk ke Masjid Tiban di Malang udah kesampaian
Yg lain belum nih, padahal dah beberapa kali bertandang ke Malang. Jadi kangeen balik ke sana, pingin juga jelajahi masjidnya yg punya arsitektur yg cantik
Masya Allah … masjidnya cantik-canti k ya, Mbak Nisa … jadi pengen lihat 🙂