[vc_row][vc_column][us_single_image image=”9499″ size=”full”][vc_column_text]
Manusia adalah salah satu makhluk hidup yang ada di bumi. Sama seperti makhluk hidup pada umumnya, manusia butuh makanan, minuman, dan berkembang biak. Perkembangan fisik manusia (normal) dimulai dari pertemuan sel telur dengan sperma di tuba falopii (tempat pembuahan). Nah sebelum jadi manusia seutuhnya, ada beberapa fase yang dilaluinya yaitu:
1. Fase Morula
Merupakan fase saat hasil pembelahan sel terus menerus berbentuk bola. Kemudian yang disebut morulasi adalah adanya sel satu dengan sel yang lain dengan posisi yang sangat rapat.
2. Fase Blastula
Ini adalah fase berikutnya, dimana sel akan menjalani pembelahan lagi dan dalam fase ini terdapat cairan sel dengan nama blastosoel.
3. Fase Gastrula
Dalam fase ini, dalam tubuh embrio terdapat lapisan dinding dan memiliki rongga tubuh, juga ada lekuk tubuh embrio.
[/vc_column_text][vc_column_text]
Tahap Perkembangan Embrio
[/vc_column_text][vc_column_text]Selain tiga fase di atas, ada juga tiga tahapan perkembangan embri,. yakni :
1. Tahapan pre embrionik
Tahapan ini sama dengan fase morula, yaitu setelah pembuahan pada sel telur, terjadi pembelahan sel didalam rahim.
2. Tahapan embrionik
Dalam tahapan ini sel, berkembang hingga sempurna dan sama dengan fase blastula.
3. Tahapan fetus
Ini adalah tahapan di mana embrio sudah menyerupai bentuk manusia dan terus berkembang sampai kelahiran kelak.[/vc_column_text][vc_column_text]
Ciri-Ciri Unik Manusia
[/vc_column_text][vc_column_text]
Manusia memiliki kemampuan berpikir sejak lahir sampai akhir hayatnya. Dengan kemampuan berpikirnya, manusia dapat mengembangkan penalarannya seiring dengan perkembangan manusia itu sendiri. Lebih dari itu, manusia memiliki akal budi dan kemauan yang sangat kuat, sehingga manusia dapat mengembangkan ilmu dan teknologi.
Manusia memiliki ciri-ciri unik yang membedakannya dari makhluk hidup lainnya. Manusia memiliki rasa ingin tahu yang sangat besar, manusia memiliki rasa ingin tahu yang lebih besar dan lebih berperan dibandingkan dengan peranan fisiknya. Dengan rasa ingin tahunya itulah manusia bisa menemukan berbagai hal baru, menemukan rahasia alam dan menciptakan benda-benda yang memiliki manfaat untuk kehidupan mereka sehari-hari.
Baca juga: 3 Kecerdasan yang Wajib Dimiliki Manusia
Selain itu, manusia memiliki perasaan dan juga rasional, manusia bisa mempertimbangkan dan juga mengukur sesuatu sesuai dengan perasaan mereka masing-masing. Mereka bisa memilih apa yang mereka sukai dan apa yang tidak sukai.
buy priligy online cpff.ca/wp-content/languages/new/noprescription/priligy-no-prescription.html no prescription
Manusia juga rasional, jadi mereka bisa menerima hal-hal yang mampu mereka pikirkan, atau bisa diterima oleh akal, bisa dijelaskan sebab atau asal muasalnya.
buy strattera online cpff.ca/wp-content/languages/new/strattera.html no prescription
[/vc_column_text][vc_column_text]
Metode Penelitian Ilmiah tentang Manusia
[/vc_column_text][vc_column_text]
Metode ilmiah adalah pengkajian dari peraturan-peraturan dalam metode ilmiah, dan kriteria dari metode ilmiah harus memenuhi syarat seperti berdasarkan fakta yang nyata, tak boleh berdasarkan khayalan atau legenda dan mitos.
Kemudian bebas dari prasangka, harus dengan penilaian yang objektif supaya berimbang dan jelas. Gunakan analisa yang logis, jelas sebab akibat kasusnya serta ada hipotesa yang dijadikan pedoman untuk menuntun jalan pikiran dari peneliti kasus tersebut.
Karena harus menggunakan ukuran yang objektif, maka tak boleh menggunakan merasa-rasa atau dikira-kira.
buy amoxil online cpff.ca/wp-content/languages/new/amoxil.html no prescription
Semuanya harus jelas ilmunya, dasarnya, penjelasannya pun harus logis dan ilmiah, menggunakan teknik kuantifikasi (hitungan yang pas seperti kg, ml, ohm dan sejenisnya, bilangan seperti secukupnya, kira-kira, sejauh mata memandang tak bisa dijadikan kriteria) sehingga bisa dipertanggungjawabkan hasilnya.
[/vc_column_text][vc_column_text]
Jenis Mitos yang Menggambarkan tentang Manusia
[/vc_column_text][vc_column_text]
Pada awal perkembangan pikiran manusia, banyak rasa ingin tahu manusia yang tidak dapat dijawab, sehingga terciptalah mitos. Ada beberapa jenis mitos yang beredar di kehidupan masyarakat seperti berikut ini:
1. Mitos Sebenarnya
Manusia zaman kuno mencoba menjelaskan fenomena alam yang terjadi dengan logika mereka, karena pengetahuan tentang alam masih sangat terbatas dan belum berkembang, akhirnya mereka mengaitkan bagian itu dengan hal-hal yang sifatnya ajaib atau memiliki kekuatan mistis, misalnya dewa dan dewi, bidadari. Contoh, manusia tak tahu cara menjelaskan asal usul pelangi, maka mereka menjelaskannya sebagai jembatan dari khayangan.
2. Cerita Rakyat
Merupakan kisah yang dikarang oleh masyarakat, dengan memiliki makna dan tujuan pembelajaran. Contohnya kisah Timun Mas, Bawang Merah Bawang Putih dan lain sebagainya.
3. Legenda
Yaitu sebuah kisah yang dikaitkan dengan suatu daerah, atau benda apapun yang bisa dilihat sampai saat ini. Contohnya Tangkuban Parahu, Situ Bagendit, Situ Patenggang, Danau Toba dan lain sebagainya.
[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row]
Tagged: manusia


