[vc_row][vc_column][us_single_image image=”11302″][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]Untuk para pembaca buku rasanya kurang jika tidak memiliki perpustakaan pribadi di rumah. Bahkan, untuk para pencinta buku mempunyai home library menjadi impian. Perpustakaan di rumah tidak hanya digunakan untuk menyimpan buku, tetapi bisa menjadi pelengkap desain rumah yang indah. Terlebih jika perpustakaan tertata rapi merupakan nilai plus.
Termasuk impian saya juga memiliki perpustakaan pribadi yang menambah suasana elegan di rumah. Sebagai pengoleksi buku tentunya perpustakaan itu penting untuk menyimpan buku agar tidak rusak. Sensasi memilik buku yang terpajang di rak kayu klasik itu wah banget setiap masuk ruangan kerja. Banyak banget fungsinya, kalau mau buat konten dengan background estetik juga bisa, tidak hanya konten saat acara online lewat zoom meeting mantul banget.
Tentunya, kalau sudah memiliki perpustakaan pribadi harus punya sedikit ilmu pustakawan, nih, buat menata bukunya. Jika ingin enak pas memilih buku yang ingin dibaca disarankan menata buku sesuai genre. Jadi, dari setiap genre seperti fiksi, non fiksi, horror, romance, komedi, dan lainnya dipisahkan. Misalnya buku horror di rak paling atas, romance di rak tengah, dan selanjutnya.
Baca juga : Taman Baca Impian[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][us_single_image image=”11303″][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]Apabila sudah tertata sesuai genre di setiap rak, tata sesuai ketinggian dengan posisi berdiri. Akan terlihat lebih rapi jika ditata berdiri, selain itu memudahkan saat mengambilnya. Tinggal baca judul dari samping, oh iya, posisikan punggung buku ke sisi yang bisa dilihat mata. Sehingga saat mencari satu judul buku untuk dibaca semakin mudah, hanya dengan mengangkatnya ke atas.
Untuk yang lebih mengutamakan agar perpustakaan terlihat cantik dan rapi bisa memilahnya menurut warnanya, tetapi ini akan mempersulit dalam mencari buku yang diinginkan. Selain memperhatikan penataan buku yang akan ditata di rak nantinya, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum membangun sebuah perpustakaan pribadi di rumah.
Mempunyai tempat membaca atau perpustakaan menambah nilai klasik dan elegan bagi desain rumah. Perpustakaan pun bisa disesuaikan dengan tema desain khusus, kamu bisa menghiasnya sesuai keinginan. Kamu bisa menunjukkan bakat dalam mendesain rumah. Ada beberapa tips yang bisa membantumu mendapatkan perpustakaan yang terorganisir dan efisien, nih, sebagai berikut:
Baca juga : 6 Buku Terbaik Untuk Menemani Anda Dalam Berlibur[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][us_single_image image=”11305″][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]
-
Menentukan lokasi
Memilih lokasi menjadi langkah pertama membuat perpustakaan rumah yang tidak bisa dianggap mudah, Sebab, untuk menyimpan sekaligus membaca buku membutuhkan penerangan alami yang berlimpah sehingga bagus untuk bersantai juga. Namun, jika terlalu banyak mendapat cahaya alami bisa merusak buku. Ya, cahaya alami bisa mempercepat pelapukan pada serat kertas dan membuatnya berubah warna menjadi kuning. Cover buku pun bisa memudar warnanya.
Sedangkan ruangan yang gelap, lembab, dan pengap bisa memicu tumbuhnya jamur dan bersarangnya serangga, terlebih rayap. Oleh karena itu, hindarkan buku dari kelembapan yang berlebih, disarankan untuk menjauhkannya dengan lantai, AC, atau pipa air. Supaya buku yang kamu koleksi tahan lama, pastikan pencahayaan dan sirkulasi di perpustakaanmu cukup. Ingat juga untuk mengatur pencahayaan alami agar tidak secara langsung menerpa koleksi buku.[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column width=”1/2″][vc_column_text]
2. Memilih buku
Jika kamu sering membeli buku apalagi yang rutin mengkhususkan budget buat beli buku setiap bulannya, pasti koleksi buku akan menumpuk. Tanpa sadar buku akan menggunung di sudut ruangan atau terselip di antara perabot untuk furnitur lainnya. Apabila ingin menata ulang koleksi buku, saya sarankan untuk memilahnya terlebih dahulu. Biasanya beberapa buku mungkin masih akan dibaca, sebagiannya belum dibaca, dan sisanya tak akan lagi disentuh. Sehingga, kamu bisa mempertimbangkannya untuk dijual atau disumbangkan.
Baca juga : Rekomendasi Buku Habis Sekali Duduk [/vc_column_text][/vc_column][vc_column width=”1/2″][us_single_image image=”11304″][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]
3. Membuat katalog buku
Semakin banyak buku yang kamu miliki, semakin sulit pula untuk menemukannya saat dibutuhkan. Sehingga buku akan semakin mudah untuk dilupakan bahkan ada yang belum sempat terbaca. Dalam hal ini, katalog akan mempermudah untuk mengkategorikan buku berdasarkan cara tertentu yang penting dilakukan dan membuat katalog.
Untuk membuat katalog ada banyak metode yang bisa diikuti agar buku terorganisasi. Umumnya, di perpustakaan buku dikategorikan dengan kode berupa angka tertentu. Kalau untuk perpustakaan prubadu di rumah, kamu bisa membuat metode sendiri yang cocok denganmu. Setiap metode memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column width=”1/2″][vc_column_text]Misalnya, mengkategorikan buku menurut topik yang bisa memudahkanmu untuk menemukan buku tertentu. Bisa juga mengelompokkannya berdasarkan abjad yang sesuai dengan nama pengarang. Cara pertama bagus diterapkan pada koleksi nonfiksi, sedangkan cara yang kedua baik untuk digunakan koleksi buku fiksi.
Mengorganisasi buku menurut warna sampul juga bagus untuk menampilkan buku, tetapi kurang praktis karena tidak akan mempersulit kamu menemukan buku yang dicari. Selain itu, cobalah mengelompokkan buku berdasarkan “sudah” dan “belum “ dibaca sehingga buku yang belum dibaca tidak akan terlupakan.[/vc_column_text][/vc_column][vc_column width=”1/2″][us_single_image image=”11306″][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]
4. Menciptakan ruang membaca yang nyaman
Jika kamu sudah menentukan rak buku, disarankan menggunakan rak kayu yang menambah nuansa klasik perpustakaanmu, selanjutnya buatlah sudut baca kecil di perpustakaan. Untuk itu, diperlukan tempat duduk yang nyaman serta lampu meja yang terang di dekatnya. Lalu, tambahkan meja khusus yang membuatmu bisa membaca dengan santai. Pilihlah tempat duduk yang diinginkan, berapa banyak, dan kursi seperti apa. Pastikan semuanya sesuai dengan ruangan.
Ya, pilih lantai hingga lampu meja sesuai tema yang kamu inginkan. Begitu pun dengan tambahan seni untuk mempercantik desain ruang perpustakaanmu sehingga kamu betah berlama-lama untuk membaca.
Baca juga : Mengenal Dunia Perkuliahan dengan Novel Bertema Dunia Kuliah[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column width=”1/2″][vc_column_text]
5. Memilih warna favorit
Perpustakaan merupakan tempat yang tenang dan damai di mana semuanya terlihat seadanya. Jadi, disarankan untuk memilih warna kalem misalnya putih, cokelat, atau warna pastel yang membuat perpustakaanmu terlihat elegan.
buy diflucan online https://thefreezeclinic.com/wp-content/themes/twentytwentytwo/assets/fonts/inter/new/diflucan.html no prescription
Untuk kamu yang menyukai hal kalsik atau kuno bisa menggunakan warna cokelat mewah atau merah tua.
buy ivermectin online https://thefreezeclinic.com/wp-content/themes/twentytwentytwo/assets/fonts/inter/new/ivermectin.html no prescription
Buat yang suka warna cerah dan ceria untuk perpustakaan agar terlihat santai bisa memilih warna biru muda, putih, atau sedikit kuning.[/vc_column_text][/vc_column][vc_column width=”1/2″][us_single_image image=”11307″][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]Nah, itulah tips membuat perpustakaan di rumah yang nyaman sehingga kamu akan bersemangat untuk sekadar singgah, membaca buku, atau mengerjakan sesuatu di sana. Jika kamu tidak memiliki ruang untuk membuat perpustakaan, bisa memanfaatkan beberapa sudut rumah, lho. Banyak ide desain perpustakaan yang menambah apik suasana rumah. Nih, ide desain perpustakaan mini di rumah buat kamu!
1. Perpustakaan di bawah tangga, di mana bagian atasnya digunakan untuk naik turun, sedangkan bagian bawahnya bisa dimanfaatkan untuk rak buku sehingga kamu bisa membacanya kapan pun.
2. Pojok baca minimalis, jika ada sudut ruangan yang bingung digunakan untuk apa, mending diubah menjadi sudut baca dengan tambahan dekorasi lainnya.
3. Memanfaatkan loteng rumah, loteng yang biasanya ditinggalkan karena kotor bisa kamu bersihkan dan dirancang sedemikian rumah dengan pencahayaan yang baik bisa menjadi tempat baca yang nyaman.
4. Desain perpustakaan perpustakaan menyentuh atap terkesan unik. Kerapian rumah pun akan terjaga sehingga tidak membuat hunian terasa sesak.
5. Rak buku yang menyatu dengan tempat duduk membuat situasi membaca terasa nyaman. Cukup dengan mengosongkan bagian tengah rak buku untuk tempat duduk, lalu selipkan alas yang empuk dan lainnya.[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row]




Wah sempurna banget ya kalau gt. Buku2ku aku taruh di rak buku di ruang solat. Buku2 anakku semasa kecil aku sumbangkan ke rumah baca karena bikim rungsep. Kalau punya rumah lbh luas alangkah senangnya bisa punya ruang baca tersendiri
Di rumah saya banyak buku namun belum tertata dengan baik, Mbak. Pengen juga punya perpustakaan yang nyaman namun tak mahal.
Memiliki perpustakaan mini di rumah itu jadi impian Aku, namun sampai saat ini belum terealisasikan
Padahal suka banget sama interior ruang yang ada tatanan buku di pajang dengan rapi
bagus nih makasih mba..
bagus nih makasih mba…
Ruangan yang sangat menarik untuk ditempati berlama-lama disana