Unsur Pembangun Karya Sastra

June 8, 2021adm @ aeMata KuliahNo Comments
Karya sastra

Sastra diserap dari bahasa Sansekerta, artinya teks yang mengandung pedoman. Dalam istilah gampangnya, sastra bisa diartikan sebagai jenis tulisan yang punya arti atau keindahan tertentu. Berbicara tentang sastra, sebenernya bentuk nyata dari sastra itu gimana sih? Masih pada bingung nggak?

Sastra punya banyak jenis mulai dari novel, prosa, cerpen, dan drama. Udah tergambar kan gimana bentuk dari masing-masing jenisnya. Lalu apa sih persamaan dan perbedaan dari masing-masing jenis sastra? Persamaan yang paling umum adalah semua jenis sastra punya unsur-unsur yang membangun baik dari luar atau dari dalam. Novel, prosa, dan cerpen lebih punya kesamaan daripada drama. Drama adalah sastra yang dipentaskan sehingga harus diisi dengan dialog, sedangkan tiga jenis sastra sebelumnya nggak harus memiliki dialog di dalamnya.

Ditinjau dari unsur pembangunnya, ada unsur intrinsik dan ekstrinsik. Perbedaan paling mencolok terlihat dari unsur ekstrinsiknnya. Untuk lebih jelasnya, yuk kita bahas unsur-unsur pembangun novel, prosa, cerpen, dan drama dulu.

Novel, Prosa, dan Cerpen

sastra novel

Novel, prosa, dan cerpen adalah jenis karya sastra yang disajikan secara imajinatif dan naratif. Perbedaan novel, prosa, dan cerpen salah satunya ada pada panjang teksnya. Cerpen dan prosa bisa dibaca dengan sekali duduk, sedangkan novel perlu waktu yang lebih lama lagi. Dilihat dari unsur pembangunnya mereka bertiga punya unsur pembangun yang sama, baik unsur intrinsik maupun ekstrinsik.

Unsur intrinsik pembangun novel, prosa, dan cerpen:

a) Tema dan alamat

b) Alur

c) Tokoh

d) Latar

e) Amanat

f) Sudut pandang

g) Gaya bahasa

 

Unsur ekstrinsik pembangun novel, prosa, dan cerpen:

a) Nilai-nilai dalam cerita (agama, budaya, ekonomi, politik)

b) Latar kehidupan pengarang

c) Situasi sosial ketika cerita tersebut diciptakan.

Biar lebih jelas lagi, coba deh baca dulu penggalan cerita ini dan analisis unsur pembangunnya. Ini adalah penggalan yang diambil dari novel berjudul Istri Kedua Gus karya Anisa AE. Selamat membaca.

Baca juga:Hubungan antara Teori Sastra, Sejarah, dan Kritik Sastra

Mobil terus berjalan, menuju rumah Nisa. Rumah yang tak pernah ingin dia kunjungi, apalagi mengantar sang suami ke sana. Wanita mana yang tak sakit hati jika suami lebih mencintai wanita lainnya, istrinya yang kedua. Walau segala tanya mulai memenuhi otaknya. Mengapa sang suami meminta maaf pada Nisa? Memangnya apa yang telah Gus Azzam lakukan di masa lalu sehingga merasa begitu bersalah hingga meminta maaf dalam keadaan tak sadar.
buy fluoxetine online https://taxmama.com/wp-content/forum/styles/new/fluoxetine.html no prescription

“Itu rumahnya,” ucap Ning Miftah setelah rumah Nisa terlihat dari jalan.
buy vardenafil online https://taxmama.com/wp-content/forum/styles/new/vardenafil.html no prescription

Mobil berhenti tepat di depan pintu gerbang. Ning Miftah langsung keluar dari mobil, memijat bel yang berada di samping gerbang beberapa kali.
buy clomiphene online https://taxmama.com/wp-content/forum/styles/new/clomiphene.html no prescription

Bu Bila terlihat tergopoh-gopoh menghampiri pintu saat melihat Ning Miftah, segera membuka pintu gerbang yang terkunci,

“Wonten nopo, Ning?”

“Bu Bila di sini? Itu, Gus Azzam di mobil, dia sakit demam,” ucap Ning Miftah sambil menunjuk ke arah mobil.

“Monggo dimasukkan ke dalam saja. Monggo, Kang Santri.”

Kang Santri yang sudah berada di luar mobil bersama Gus Azzam, segera memapah lelaki itu menuju rumah. Namun, langkahnya terhenti saat melihat Nisa yang menghampiri gusnya.

“Astaghfirullah hal adzim,” ucap Kang Santri pelan yang mendapat lirikan tajam dari Ning Miftah.

“Langsung bawa ke kamar saja, saya siapkan kamarnya,” kata Bu Bila sambil berlari ke dalam rumah.

“Sakit? Kenapa diantar ke sini?” tanya Nisa dengan pandangan menyelidik.

“Gus Azzam panggil nama kamu di tidurnya,” ucap Ning Miftah sambil ikut membantu memapah suaminya.

“Oh, kalo enak-enak sama istri pertama. Terus pas gak enak gini sama istri kedua? Gitu? Pinter banget suami kita ini,” cibir Nisa sambil terus memperhatikan.

Enak-enak? Seandainya saja tidak sedang memapah sang suami, ingin rasanya Ning Miftah menampar mulut Nisa. Seandainya tidak ada Kang Santri, entah perkataan apa yang keluar dari mulutnya.

Nah gimana, udah berhasil menemukan unsur-unsur pembangunnya? Gampang banget kan.

Drama

Sastra drama

Drama adalah jenis karya sastra yang menggambarkan cerita kehidupan manusia lewat gerakan dan dialog yang dipentaskan. Cerita dalam drama memiliki konflik dan emosi yang dikemas secara khusus. Naskah drama juga disusun sedemikian rupa untuk bisa dipentaskan dan ditonton banyak orang. Umumnya drama diawali dengan prolog, dilanjutkan dengan dialog-monolog, dan diakhiri dengan epilog. Drama juga dibangun oleh unsur intrinsik dan ekstrinsik yang sedikit berbeda dengan novel, prosa, dan cerpen.

Unsur intrinsik drama:

a) Tema

b) Plot

c) Tokoh

d) Dialog

e) Karakter

f) Latar

Unsur ekstrinsik drama:

a) Unsur politik

b) Moral

c) Pendidikan

d) Psikologi

Biar lebih gampang, yuk cermati dulu cuplikan naskah drama yang siap dipentaskan di bawah ini. Jangan lupa sambil cermati unsur pembangunnya ya.

Saat upacara, Silvi pingsan. Nora dan Alvin membawanya ke UKS, lalu berusaha menyadarkan Silvi dengan memijat, mengipasi, dan memberi minyak kayu putih. Silvi sadar (mengerjap-ngerjapkan mata), petugas UKS menanyai Silvi.

Petugas            : Kamu tadi sudah sarapan?

Silvi                 : Sudah, Bu. (lemas)

Petugas            : Kok bisa pingsan, apa di MTS dulu, kamu biasanya pingsan? (Silvi mengangguk).

Petugas            : Sudah pernah diperiksakan ke dokter? (Silvi menggeleng).

Petugas            : Kenapa tidak diperiksakan?

Silvi                : Saya takut disuntik (malu).

Itulah penjelasan tentang unsur pembangun karya sastra novel, prosa, cerpen dan drama beserta contohnya. Baik prosa, novel, cerpen, atau drama masing-masing mempunyai nilai seni yang bisa menghibur dan memberikan pelajaran buat kita semua.

: cerpen, drama, novel, prosa, Sastra
Previous Post Kurikulum, Silabus, dan RPP Next Post Menikmati Family Time di Jambegede Waterpark

Related Posts

Update Final Event Cerpen Tema Hujan
December 24, 2017
No Comments
6 Tips Menulis Novel Untuk Pemula
May 24, 2017
14 Comments
10 Keindahan dan Kekuatan Drama
November 6, 2023
No Comments

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Anisa AE

anisae.com
Blogger, Writerpreneur, Traveller
Berbagi itu mudah, tulislah apa yang kamu ketahui untuk orang lain.

Email Kerjasama:
ae.anisa@gmail.com

Recent Posts

  • Dakwah Kreatif: Panduan Teoritis dan Praktis Dakwah pada Generasi Z
  • Ini Dia Penyebab Keretakan pada Dak Beton Rooftop
  • Helvy Tiana Rosa – Sastrawan Dan Pendiri FLP
  • Franz Kafka – Namanya Abadi Dalam Kafkaesque
  • Sapardi Djoko Damono – Penyair Indonesia Sangat Berpengaruh

Recent Comments

  • Rumah Kumis on Pemimpin Itu Bisa Mengendalikan Bukan Dikendalikan
  • Asro on Seorang Pemimpin Yang Hebat
  • shasa on Jalan Jajan ke Bazar MTQ UB
  • rezkypratama on Di Mana Ide?
  • Florist Ciledug on 12 Makanan yang Mengandung Protein Tinggi

Archives

Categories

Jasa Press Release-Casa Kreatif

Seedbacklink
[vc_raw_html]JTVCaW5zdGFncmFtLWZlZWQlMjBudW0lM0Q2JTIwY29scyUzRDYlNUQ=[/vc_raw_html]

Menyukai warna merah dan biru, selalu membawa handphone dan power bank agar bisa selalu update info di sekitar. Selalu berusaha untuk berbagi dan mengisnpirasi orang lain di mana pun berada.

[vc_custom_heading text=”Category” font_container=”tag:h5|text_align:left” use_theme_fonts=”yes” el_class=”kop-footer”]
  • Buku
  • Kesehatan
  • Informasi
  • Mata Kuliah
  • Teknologi
  • Hotel
  • Keuangan
[vc_custom_heading text=”Artikel Populer” font_container=”tag:h5|text_align:left” use_theme_fonts=”yes” el_class=”kop-footer”][vc_widget_sidebar sidebar_id=”us_widget_area_footer-popular”]
[vc_raw_html]JTNDcCUyMGNsYXNzJTNEJTIyZGlidWF0b2xlaC1raXJpJTIyJTNFQ29weXJpZ2h0JTIwJUMyJUE5JTIwMjAxMyUyMGFuaXNhZS5jb20uJTIwQWxsJTIwcmlnaHRzJTIwcmVzZXJ2ZWQuJTIwRGV2ZWxvcCUyMGJ5JTIwJTNDYSUyMGhyZWYlM0QlMjJodHRwcyUzQSUyRiUyRnByb2Rlc2Fpbi5pZCUyRiUyMiUyMHRhcmdldCUzRCUyMl9ibGFuayUyMiUyMHJlbCUzRCUyMm5vb3BlbmVyJTIwbm9yZWZlcnJlciUyMiUzRVByb2Rlc2FpbiUzQyUyRmElM0UlM0MlMkZwJTNF[/vc_raw_html]
Facebook
Instagram
Twitter
Email