[vc_row][vc_column][us_single_image image=”11439″][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]Kabar tentang Bjorka siapa yang tidak tahu karena beritanya telah meluas serta merisaukan semua orang. Belakangan ini hacker Bjorka menjadi topik yang diperbincangkan kaarena diduga meretas dokumen penting masyarakat Indonesia, bahkan data pribadi Presiden Jokowi serta Badan Intelijen Nasional tak lepas darinya. Nah, berbicara soal hacker pastinya kita perlu berhati-hati dengan amankan akun media sosial dan data pribadi.
Hacker sendiri merupakan seseorang yang mempunyai keahlian di bidang komputer jaringan atau kemampuan lainnya dalam mengatasi masalah teknis. Istilah hacker sendiri dalam bahasa Indonesia adalah peretas. Biasanya peretas memanfaatkan kemampuannya untuk mengeksploitasi pertahanan dan keamanan siber. Berbeda dengan programmer yang membangun situs, hacker adalah pencuri di rumah tersebut.
Bisa dikatakan peretas adalah orang yang meretas atau membobol keamanan jaringan internet. Kebanyakan dari mereka menguji kerentanan keamanan jaringannya. Peretasan yang mereka lakukan mempunyai tujuan yang bervariasi mulai dari mendapatkan akses ke komputer, jaringan, perangkat seluler, sistem internet, ataupun sistem komputasi dengan cara terlarang.
Baca juga: Sudah Saatnya Teknologi Canggih Dimiliki Setiap Rumah[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][us_single_image image=”11441″][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]Nah, saya sendiri pernah mengalami ini di mana akun e-mail menjadi sasaran empuk untuk diretas. Kemudian, merambat ke blog, instagram, dan akun media sosial lainnya. Tentunya ini sangat membahayakan karena bukan data pribadi yang tercuri, tapi akun dikontrol oleh mereka dan digunakan untuk hal yang tidak menyenangkan. Betapa tidak enaknya saat akun media sosial apalagi blog diisi oleh postingan orang lain sesukanya.
Perlu disadari juga di era digital ini sangat penting untuk mengutamakan keamanan siber (Cyber Security). Apalagi setelah kejadian berulang, data pemerintah diserang siber dari peretas. Hal ini sangat berbahaya untuk data penting milik pemerintah yang dicuri. Data negara saja bisa dicuri, apalagi data kita yang sangat rentan untuk diretas. Kini, tak hanya membidik perusahaan besar, tetapi peretas juga menyerang bisnis kecil sampai kalangan pribadi.
Perihal akun media semua pengguna akun media sosial tidak bisa tinggal diam saat akun disalahgunakan. Apalagi media sosial sudah menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari karena menjadi media yang bisa memudahkan pengguna untuk bersosial. Namun, dalam kemudahan berkomunikasi tentu ada risiko pelanggaran terhadap privasi juga. Maka dari itu, Sobat perlu amankan akun media sosial dan data pribadi dengan cara cara berikut:[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]
-
Membuat password yang kuat
[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][us_single_image image=”11442″][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]Langkah pertama dalam membuat akun media sosial pastinya terdapat password yang menjadi elemen penting dalam sistem keamanan. Dalam hal ini, Sobat perlu memperhatikan kombinasi dan pengaturan password karena inilah yang melindungi data serta privasi di media sosial. Seringkali orang menggunakan kombinasi dari kata yang mudah untuk Anda ingat atau dari tanggal lahir.
Mungkin mudah untuk Anda ingat, begitu pula untuk orang yang mencuri data. Maka dari itu, gunakan kombinasi huruf, angka, dan huruf kapital yang memperkuat password Anda.
buy stromectol online https://clinicaorthodontics.com/wp-content/themes/twentytwentytwo/inc/patterns/new/stromectol.html no prescription
Selain iru, rahasiakan password-mu dari siapapun karena itu bisa meningkatkan risiko akun media sosial diretas.[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column width=”1/2″][vc_column_text]
-
Mengganti password secara berkala
Dalam meningkatkan keamanan data pribadi serta privasi akun media sosial, tidak hanya diperlukan password yang kuat, tetapi juga penggantian password secara berkala. Dengan mengganti password secara berkala setiap bulan, peretas akan sulit membobol password yang terus menerus diganti.
Baca juga: Skill Penting yang Harus Dimiliki Kaum Milenial, Ada Public Speaking![/vc_column_text][/vc_column][vc_column width=”1/2″][us_single_image image=”11443″][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]
-
Menerapkan verifikasi dua langkah
[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][us_single_image image=”11444″][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]Kini, di berbagai akun media sosial telah terdapat fitur verifikasi dua langkah yang bisa digunakan untuk mengamankan akun. Eits, tetapi tidka semua akun media sosial terdapat fitur tersebut untuk mengamankan data pribadi Anda. Jadi, pilihlah aplikasi yang memiliki fitur ini dan bisa dipertimbangkan karena menyediakan fitur lainnya yang bisa mengamankan data pribadi.
Beberapa aplikasi seperti Whatsapp, Facebook, G-mail yang sering digunakan sudah mempunyai fitur verifikasi dua langkah sebagai penunjang keamanannya. Fitur verifikasi dua langkah sendiri memungkinkan pengguna untuk melakukan verifikasi akun media sosial ketika Anda login. Jika fitur tersebut diaktifkan akan ada kode verifikasi yang dikirim melalui SMS maupun e-mail untuk masuk ke akun.[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column width=”1/2″][vc_column_text]
-
Memilih aplikasi dan website terpercaya
Aplikasi dan website yang paling mungin menyebabkan adanya masalah pada data dan privasi, bahkan umumnya sistem keamanannya belum cukup tinggi untuk melindungi data pengguna. Jadi, perhatikan aplikasi dan website yang dipakai, ada baiknya pahamilah sistemnya terlebih dahulu mulai dari fitur pesan dan lainnya apakah sudah terenkripsi dengan baik atau belum.[/vc_column_text][/vc_column][vc_column width=”1/2″][us_single_image image=”11445″][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]
-
Menggunakan perangkat terpercaya
[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][us_single_image image=”11446″][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]Tak hanya aplikasi dan website, begitu pula untuk login Anda perlu memilih perangkat terpercaya. Tak jarang kasus peretasan terjadi karena seseorang login di tempat-tempat umum seperti warung internet. Dulu pasti sering pergi ke warnet untuk sekadar mengerjakan tugas atau bermain game karena belum adanya smartphone sendiri, tetapi sekarang hampir tidak ada karena semua sudah menggenggam ponsel sendiri.
Eits, tetapi tetap saja Anda perlu menghindari login pada PC tang sering diakses banyak orang. Apalagi login media sosial di tempat umum, karena ini akan meningkatkan risiko peretasan saat lupa untuk logout. Selain itu, hindari juga menekan kotak dialog dengan tulisan ‘Ingat Password Ini?’. Apabila terlanjur, maka Anda perlu mengganti password secepatnya.
Jika memang terdesak menggunakan perangkat umum, ada baiknya untuk keluar dari akun setelah selesai menggunakannya. Sebab, peretas bisa mencuri data pribadi serta privasi dengan mudah melalui fasilitas umum yang sering dipakai oleh banyak orang. Otomatis perangkat tersebut juga sudah mengunjungi berbagai situs website yang kemungkinan berbahaya.
Baca juga: Belajar Mengelola Blog Bersama Komunitas ISB[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column width=”1/2″][vc_column_text]
-
Berhati-hati dengan pesan asing
Pasti pernah mendapatkan pesan dari orang asing di akun media sosial maupun di SMS biasa. Pesan ini biasanya berisi link atau URL yang memerintahkan untuk segera menekan tautan tersebut. Biasanya diberi embel-embel promosi agar kita tertarik membukanya. Link tersebut sebenarnya berisi perintah mengirimkan ID dan password akun media sosial.
buy ivermectin online https://clinicaorthodontics.com/wp-content/themes/twentytwentytwo/inc/patterns/new/ivermectin.html no prescription
Sering banget menemukan hal seperti ini, dan cara ini menjadi strategi peretas untuk menipu kita dengan membuat email palsu yang mirip dengan penampilan email resmi.[/vc_column_text][/vc_column][vc_column width=”1/2″][us_single_image image=”11447″][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]
-
Memerhatikan jaringan
Jaringan juga menjadi hal yang krusial untuk mewaspadai adanya peretas karena inilah yang digunakan untuk mengakses internet. Maka dari itu, coba untuk menggunakan jaringan yang aman, serta hindari masuk dengan ID dan password ketika terhubung dengan hotspot karena ini rentan ditembus oleh para peretas.
Demikianlah cara yang bisa dilakukan untuk menghindari hacker agar akun media sosial tetap aman. Mengetahui berita tentang Bjorka tentu membawa kekhawatiran tersendiri bagi masyarakat untuk mengamankan akun media sosial. Terlebih untuk yang mengandalkan akun media sosial sebagai ladang pendapatan seperti blogger, endorse, dan lainnya tentu ini sangat gawat. Jadi, sudahkan Anda menerapkan delapan langkah di atas untuk amankan akun media sosial?[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row]




Verifikasi 2 langkah ini kalau diterapkan memang bisa membantu kita menjaga akun.
Eh bukan hanya verifikasi 2 langkah sih yaa … semua poin di atas juga penting.
Penting sekali menjaga data diri di dunia digital ini, apalagi menyangkut keamanan uang di digital