[vc_row][vc_column][us_single_image image=”11886″][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]Sudah sampai di Minggu kedua bulan Ramadhan, nih, tidak terasa sudah genap tujuh hari. Dari yang awalnya lemas dan lapar seharian karena hari pertama menjalani puasa kembali, sampai sudah terbiasa dan menjalani kegiatan sehari-hari seperti sebelumnya. Malah karena sibuknya ada yang sampai lupa kalau sedang berpuasa, tetapi setelah lelah seharian kemudian terdengar azan berkumandang melahirkan rasa bahagia tersendiri tentunya. Apa menu sehat saat Ramadhan kamu di Minggu ini?
Bicara soal menu Ramadhan banyak yang menentukan kalau saat berbuka nanti menunya harus spesial, lengkap dengan es segar. Lantaran sudah menahan lapar dan haus selama seharian penuh, serta meredam godaan saat melihat makanan di luaran sana. Setidaknya makanan berbuka harus membayar semua itu, eits tetapi jangan sampai membabi buta makan semua menu. Ya, soal berbuka memang ada beberapa hal yang harus diperhatikan karena berpengaruh pada kesehatan juga.
Baca juga: Kegiatan yang Bisa Dilakukan Selama Ramadan
Pertama, jangan rakus dan makan dengan porsi berlebih di saat berbuka. Lapar seharian tidak menjadikan kita butuh asupan makanan yang banyak bukan? Hal tersebut akan berpengaruh pada kesehatan, perut kita sendiri seharian kosong dan tidak bekerja. Kemudian, apabila langsung diisi dalam jumlah banyak dan diminta bekerja keras memproses makanan tersebut tentu akan merusaknya perlahan. Risiko yang bisa terjadi adalah kegemukan, dan masalah kesehatan lainnya.[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][us_single_image image=”11891″][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]Kedua, hindari makanan yang memicu lambung seperti pedas dan asam. Dalam hal ini perlu disadari apabila saat kondisi lambung hingga menimbulkan rasa perih karena tidak diisi selama 12 jam lebih. Lalu, apabila diisi makanan pedas dan masam tentu akan memperparah kondisi lambung tersebut. Bahkan, rasa panas dan perih akan menyiksa perut. Selain itu, setelah kosong selama setengah hari lebih, perut akan terkejut apabila diisi secara tiba-tiba oleh makanan berkabohidrat dan tidak.
Eits, sebelum itu jangan lupakan kurma, pasti tidak asing dengan buah yang wajib ada di menu berbuka, kurma merupakan buah yang anjurkan Rasulullah SAW untuk dikonsumsi. Selain itu, buah ini juga bisa dijadikan hidangan pembuka saat berbuka. Buah dengan rasa manis yang satu ini bermanfaat dalam kesehatan, yaitu dapat membantu proses pencernaan. Bahkan, buah ini bisa meningkatkan energi orang-orang dalam waktu singkat.
Tak heran apabila banyak orang yang menghadirkannya di setiap menu buka puasa. Apalagi untuk membatalkan puasa saat azan Magrib berkumandang, sebab perlu diingat untuk menunaikan sholat terlebih dahulu. Jadi, ada baiknya untuk mengonsumsi apa pun seperti air putih atau kemudian melaksanakan ibadah wajib, barulah setelahnya melanjutkan berbuka dengan santapan yang mengenyangkan. Untuk ide menu masakan di bulan Ramadhan yang sehat dan baik untuk perut cobalah menu-menu sehat saat Ramadhan ini!
Baca juga: 10 Kenangan Masa Kecil Saat Bulan Ramadan[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]
1. Nasi merah gurih
[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][us_single_image image=”11890″][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]Nasi jenis ini mempunyai kandungan serat 5 kali lebih tinggi dari nasi putih sehingga mengenyangkan perut dalam waktu lebih lama dan cocok untuk jadi menu saat sahur. Tak hanya membuat kamu merasa kenyang, nasi merah juga bisa mencegah kenaikan gula darah, dengan begitu penderita diabetees bisa mengonsumsinya. Cara memasaknya pun cukup mudah walau jarang sekali mendengar nasi merah gurih.
Buat kamu yang bosan dengan nasi putih bisa memasak nasi merah gurih ini. Takaran untuk beras merah 300 gram, tambahkan beras organik biasa 100 gram, daun pandan dan daun salam 1-2 lembar, kemudian kaldu ayam 200 ml, dan air 500 ml. Cara memasaknya dimulai dengan mencuci beras, kemudian mencampurkannya dengan semua bahan lainnya yang telah dibersihkan. Setelah itu masak dalam rice cooker.[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]
2. Salad sayur
[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][us_single_image image=”11889″][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]Bagi vegetarian yang ingin memanfaatkan bulan Ramadhan untuk diet bisa memilih menu yang satu ini. Sayur tidak hanya membantu kamu diet, tetapi juga menyehatkan tubuh apalagi di bulan puasa. Tidak perlu khawatir dengan menu yang satu ini karena bisa memilih sendiri sayur yang disukai sesuai selera, caranya pun mudah.
Pertama pilih buah yang diinginkan, sebagai contoh 2 kentang, 2 wortel, 10 potong buncis, mentimun, 2 tomat merah, daun selada, jagung manis, mayonais, keju parut, dan susu kental manis. Kedua, cuci dan kukus semua sayur kecuali selada. Saat sayuran matang campurkan semuanya dalam satu wadah, kemudian masukkan ke dalam kulkas. Selanjutnya siapkan saus dengan mengombinasikan mayonais dengan susu kental manis. Setelah itu, keluarkan sayuran dari kulkas dan tuangkan saus pada sayuran. Terakhir tabur keju parut sesuai selera.
Baca juga: 5 Persiapan Menjelang Ramadhan yang Tidak Boleh Dilewatkan[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]
3. Salad buah
[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][us_single_image image=”11888″][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]Setelah seharian menahan haus di tengah teriknya matahari tentu membutuhkan yang segar-segar. Dalam hal ini, salad buah menjadi rekomendasi yang tepat untuk menyegarkan saat beruka puasa. Tak hanya menyegarkan, buah-buahan juga memberikan manfaat untuk kesehatan seperti mendukung sistem kekebalan tuuh dan memperlancar proses pencernaan, dan masih banyak lagi manfaatnya. Cara membuat salad buah pun tidak sulit dan kamu bisa memilih buahnya sesuai selera.
Pertama, iris buah yang kamu pilih misalnya seiris semangka, dua iris melon, tiga iris nanas, dua iris buah naga, satu buah apel dan alpukat berukuran kecil. Kemudian, lengkapi buah-buahan terseut dengan mayonaise, yogurt, susu kental manis, dan keju parut. Cara membuatnya pun sederhana dimulai dengan mencuci, mengupas, dan memotong buah-buahan. Kemudian masukkan ke dalam satu wadah untuk disimpan di kulkas agar segar serta dingin. Selanjutnya buatlah saus salad dengan cara mencampurkan mayonaise, susu kental manis, yogurt yang diaduk merata. Kemudian ambil kembali buah yang disimpan dan tuangkan saus ke dalamnya, terakhir berikan taburan keju parut.[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]
4. Capcay kuah
[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][us_single_image image=”11887″][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]Makanan Chinese yang satu ini banyak diminati di masa sekarang lantaran mengandung banyak sayur dan sering dipadukan dengan bakso, sosis, maupun udang. Capcay kuah ini bisa digunakan untuk 4-5 porsi dengan bahan dua bonggol sawi hijau dan brokoli, tiga lembar sawi putih, satu buah wortel, 4 buah jagung, dua buah bakso, satu buah sosis, satu daging dada ayang dipotong bentuk dadu, udang, lima siung bawang putih seperempat bawang bombay, dan dua sendok makan minyak goreng.
Sedikit rumit memuat masakan yang satu ini karena dilengkapi bahan penyedap seperti satu sendok teh minyak wijen, saus tiram, jamur shitake, garam dapur, dan merica bubuk, tak lupa tepung maizena yang dicampur dengan dua gelas air. Setelah menyiapkan bahannya, barulah bisa mulai memasak dengan memanaskan minyak goreng guna menumis awang putih dan bawang bombay hingga layu.
Kemudian, masukkan udang, ayam, sosis, bakso, dan garam yang diaduk hingga berubah warna dan matang. Masukkan tepung maizena usai mencampurnya dengan saus tiram dan air, lalu tambahkan merica, penyedap jamur, minyak wijen. Terakhir, aduk sampai merata dan meresap.
Selamat mencoba menu-menu sehat buka puasa di atas, dijamin sehat dan cocok untuk berbuka sih kalau ini. Eh, tetapi untuk nasi merah akan lebih cocok kalau dijadikan menu sahur karena mengenyangkan dalam waktu yang lama, jadi rasa lapar tidak separah sebelumnya.[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row]




dulu di rumahku termasuk sering masak nasi merah yang dicampur sama nasi putih, karena orangtua menerapkan hidup sehat
sekarang udah jarang, soalnya anak-anaknya nggak begitu suka nasi merah, padahal bagus juga kandungan dari nasi merah ini
kalau capcay hampir tiap minggu aku beli, itupun waktu sebelum puasa, pas puasaan kayak sekarang, dirumah sesekali masak ala capcay meskipun isinnya nggak lengkap banget
yang terpenting adalah makan sehat untuk menjalani hari di bulan puasa
Suamiku gak doyan nasi merah. Kalau aku nasi merah dicampur putih jd rasa lebih bisa diterima. Jadi aku dan paksu bikin nasinya terpisah. Hiiiii
Saya suka salad buahnya 🙂
nasi merah gurih ini belum pernah saya coba bikin. terima kasih resepnya, Mbak