[vc_row][vc_column][us_single_image image=”11733″][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]Material penting yang selalu ada dalam pembangunan dan menjadi perekat agar tembok kokoh, apa lagi jika bukan semen. Semen SCG pasti sering terdengar dalam rencana pembangunan rumah, bahkan masuk ke dalam pengeluaran bahan material yang lumayan tinggi karena mahalnya. Semen sendiri digunakan untuk merekatkan bangunan seperti batu, bata, batako, dan bahan bangunan yang lainnya. Bahan material yanng satu ini berupa butiran halus yang berasal dari campuran kapur dan silika. Dalam proses pembuatannya, pembuatan semen dimulai dari penggalian, penghancuran, pencampuran, penghalusan, pembakaran, pendinginan, penghalusan akhir, kemudian dikemas seperti yang sering kita jumpai.
Berbincang soal semen, pasti pas bangun rumah sering menjadi perbincangan untuk memilih yang kualitasnya bagus. Tak hanya itu, saat akan memilih rumah atau memeriksa rumah yang akan dihuni karena pembangunan diserahkan kepada orang lain, periksalah temboknya terlebih dahulu dengan mengetuknya beberapa kali. Lantaran, terdapat semen yang tidak bertahan lama sehingga dinding akan mengelupas sebelum lima tahun.
Perlu diketahui, apabila setiap semen yang mempunyai kualitas serta spesifikasi yang berbeda-beda melihat jenis bangunannya. Di masa sekarang tak hanya bangunan yang apik dan kekinian dari luar yang diperlukan, tetapi juga ketahanan bangunan tersebut yang sangat penting. Selain itu, untuk pembangunan infrastruktur yang berbeda dibutuhkan spesifikasi semen yang berbeda pula. Maka dari itu, Sobat perlu tahu beberapa jenis semen yang dibutuhkan agar rumah impian yang kuat dan tahan lama. Nah, berikut jenis semen yang perlu disesuaikan dengan kebutuhannya:[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]
4 Semen yang Sering Digunakan Untuk Membangun Rumah
[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]
1. Semen PCC (Portland Composite)
[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][us_single_image image=”11933″][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]Umumnya semen PCC digunakan sebagai material pengikat untuk konstruksi beton, batu bata, paving block, dan lainnya yang kedap air, lebih mudah dikerjakan, tahan sulfat, serta tidak gampang retak. Bahan Portland Composite Cement tersusun dari gypsum, terak, serta bahan anorganik. Salah satu produk andalan untuk semen ini adalah semen SCG PCC (Portland Composite) yang sering dipilih untuk pemasangan batu bata, acian, plesteran, dan lainnya. Kelebihan semen SCG Portland Composite (PCC) adalah tekstur yang halus dan mempunyai daya rekat kuat, yuk kenalan sama produk semen ini!
- Semen SCG
Semen yang jadi andalan dan sudah banyak tersebar di pasaran. Perlu diketahui, Semen SCG atau kependekan dari Semen Siam Cement Group yang merupakan bisnis konglomerat dalam bidang semen serta material bangunan tertua di Thailand dan Asia Tenggara. Perusahaan semen tersebut pun memperluas jangkauan bisnisnya sampai ke negara lain, salah satunya Indonesia. Di Indonesia, Semen SCG beroperasi dengan anak perusahaannya, yaitu PT Semen Jawa atau disingkat SJW yang berada di kawasan Gunungguruh, Sukabumi.
Nah, saat membangun rumah beberapa tahun silam dengan bahan utama batako untuk merekatkannya saya mengandalkan semen SCG yang memang sedang tren dan jadi pilihan. Tekstur dari semen berwarna keabu-abuan ini sangat halus sehingga mudah dijadikan adonan bangunan dan dicampur dengan bahan lainnya. Saat dijadikan perekat antara sekat dinding pun kuat dan tidak mudah retak setelah kering. Hasilnya sampai sekarang dinding belum merekat-merekat ataupun berbunyi saat diketuk yang menandakan tembok tersebut keropos.
Akan tetapi, untuk Sobat yang sedang merencanakan pembangunan perlu mempertimbangkan banyak faktor saat memilih semen, tidak bisa sembarangan. Perlu diketahui, apabila ada banyak produk bangunan yang disediakan oleh SCG, termasuk semen yang memiliki banyak keunggulan. Ada beberapa kelebihan semen SCG yang bisa Sobat jadikan perkembangan, nih![/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]
- Semen 40 kilogram, tetapi setara dengan 50 kilogram
Semen ini merupakan inovasi formula baru yang membuatnya menjadi semen SCG sebagai semen pertama di Indonesia yang memiliki keunggulan bisa mengurangi kuantitas penggunaannya. Uniknya, meski8 kuantitas penggunaan dikurangi, tetapi hasilnya tetap sama dengan menggunakan semen pada umumnya.
- Teksturnya lembut serta mudah diaduk
Tak hanya diracik dengan irit, tapi berbobot. Semen ini juga mempunyai tekstur yang lebih halus dan lembut sehingga lebih mudah diaduk daripada semen lain di kelasnya. Dengan begitu, pekerja konstruksi atau kulli dalam melakukan pekerjaan ini akan lebih dimudahkan. Sehingga proses pembangunan konstruksi pun lebih cepat dan berjalan dengan lancar.
- Membuat dinding lebih kuat dan tahan lama
Walaupun nilai kuantitasnya lebih rendah daripada semen pada umumnya, tetapi kualitasnya tetap setara dengan itu. Tak hanya dari segi tekstur yang lembut dna mudah diatur, tetapi semen ini pada akhirnya mempunyai hasil yang sama dengan semen pada umumnya. Di mana semen akan keras, kuat, dan bertahan lama sehingga Sobat tidak perlu khawatir akan kerapuhan semen tersebut.
- Ramah lingkungan
Semen dengan formula atau bahan terbaru yang diproduksi dengan teknologi ini juga ramah lingkungan. Sebab, dalam formula dan proses produksinya semen ini diakui lebih ramah lingkungan dan lebih hemat. Dengan begitu, menggunakan semen ini, Sobat sudha turut menjaga lingkungan agar tidak tercemar.
- Harga semen yang kompetitif
Faktor terakhir yang tak kalah penting dari lainnya adalah harga, tentunya dalam memilih semen Sobat perlu mempertimbangkan harganya pula. Perlu diketahui, apabila semen ini dijual di pasaran dengan harga yang kompetitif serta bersaing dengan semen lainnya. [/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]
2. Semen portland
Walaupun tetap terdengar asing, tetapi semen ini umum digunakan untuk masyarakat. Semen yang memiliki warna abu atau abu kebiruan ini sering digunakan untuk rumah dan bangunan tinggi. Ada lima tipe semen portland, antara lain:
- Semen portland tipe I sering dimanfaatkan untuk konstruksi bangunan yang tidak membutuhkan persyaratan khusus seperti hidrasi panas serta kekuatan tekan awal, biasanya untuk rumah pemukiman, gedung bertingkat, serta jalan raya.
- Semen portland II mempunyai daya tekan awal yang lebih tinggal serta penyelesaiannya cepat sehingga bisa digunakan untuk bangunan dengan tingkat tinggi, jalan beton dan bebas hambatan, bandar udara, serta bangunan dalam air.
- Semen portland tipe IV yang butuh panas hidrasi rendah dengan pengurangan di fase pengerasan sehingga tidak ada keretakan sering digunakan untuk dan sampai lapangan udara.
- Semen portland tipe V, digunakan untuk bangunan yang memerlukan daya tahan tinggi dan tahan akan asam sulfat, sehingga sering digunakan di rawa-rawa, air laut, dan lainnya.
[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]
3. Super PPC (Portland Pozzolan Composite Cement)
Super PPC dimanfaatkan untuk konstruksi beton, konstruksi tanah rawa serta tepi pantai yang mempunyai ketahanan pada sulfat serta hidrasi panas sedang. Semen ini dimanfaatkan untuk jalan raya, perumahan, dermaga, irigasi, dan masih banyak lagi. Semen ini terbuat dari terak, pozzolan, serta gypsum.
Demikianlah jenis semen yang paling sering digunakan di dunia konstruksi, tetapi masih banyak jenis semen lainnya seperti SMC atau Super Masonry Cement. SMC ini digunakan sebagai bahan baku beton, genteng, tege, hollow brick, serta paving block.
Setelah mengetahui keunggulan semen SCG kembali ke pembahasan tentang semen, nih. Sebelum memilih semen tentunya perlu menyesuaikan dengan kebuutuhan infrastruktur yang ingin dibangun. Sebab, setiap semen mempunyai kualitas serta spesifikasi berbeda tergantung jenis bangunannya. Dengan kata lain, infrastruktur memerlukan spesifikasi semen yang berbeda.
Maka dari itu, sebelum membeli membeli semen SCG perlu menyesuaikan dengan kebutuhan konstruksi terlebih dahulu untuk menentukan jenisnya. Sekarang pun Sobat tidak perlu khawatir karena sudah ada semen beton instan yang memudahkan dalam proses pembangunan, di mana tidak perlu ribet meracik semen kembali atau takut salah formula. Nah, kalau Sobat punya cerita apa nih saat membangun rumah berkaitan dengan materialnya?[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row]



