![]() |
| Pujon Kidul |
Hari itu, Rabu, 10 Agustus 2016, seusai pembukaan, acara dilanjutkan dengan berbagai penampilan kesenian hingga malam hari. Keesokan harinya, pada Kamis 11 Agustus 2016, digelar acara Pagelaran Seni dan Budaya yang dimeriahkan oleh atraksi perwakilan dari 14 Desa Wisata se-Kabupaten Malang. Pagelaran dibuka oleh penampilan tari nusantara dari desa Sanankerto, dilanjutkan oleh pencak silat dari desa Ngadirejo, lalu menyanyi dari desa Bayem, kuda menari dari desa Ngadas, dan ditutup oleh penampilan dalang cilik. Sementara Desa Pujon Kidul mempersembahkan tari sanduk, dengan iringan lagu yang biasa digunakan untuk mengiringi juara karapan sapi di Madura. Penampilan tari sanduk dipimpin langsung oleh sang kepala desa yakni Bapak Udi Hartoko. Menurut Pak Udi, pemilihan iringan lagu karapan sapi dipilih karena warga Desa Pujon Kidul terdiri dari dua suku, yakni suku Jawa dan suku Madura.




12 Comments. Leave new
Keren, Mbak… Desanya bisa berkembang menjadi desa wisata.
Seandainya semua desa bisa macam ini.
Yougurt-nya tak ada duanya … 🙂
Jadi pingin yaaa
saya belum prnh sekalipun ngeliat lgsung org/wanita menyuwun pisang setandan apalgi nasi tumpeng gtu bun diatas kepala. seriusan dsni mah gak ada..hehe
unik ya acaranya bun.. menambah kekayaan budaya dan tradisi^^
Hhahah, di sini mah banyak
Di Semarang jg skrg bNyK desa wisata. Meningkatkan produktivitas warga desa ha. Program yg bagus 🙂
Iya, perlu dukungan dari berbagai pihak
seruuuu ya ada dewa wisata. makin banyak pilihan untuk dikunjungi..
Iya, seru banget
Jadi kangen Malang neh dulu pernah ikut acara seperti itu ….. Kpn2 moga bisa kesana lgi
Aamiin. Kalau ke sini jangan lupa mampir. 🙂